nasional

Ryaas Rasyid Mendesak Tindakan Hukum Terhadap Pelaku Kecurangan Pilpres dan Mengusulkan Penggunaan Hak Angket untuk Pemakzulan

Senin, 26 Februari 2024 | 11:13 WIB
Ryaas Rasyid: Aktor Kecurangan Pilpres Harus Ditangkap! Hak Angket Jalan Pemakzulan (Foto: capture youtube Abraham Samad)

NAWACITAPOST.COM - Dalam sebuah pernyataan yang menggugah, Ryaas Rasyid, seorang tokoh masyarakat yang aktif dalam pergerakan anti-korupsi, menyoroti isu kecurangan dalam Pilpres dan menekankan perlunya tindakan tegas terhadap pelaku kecurangan tersebut.

Menurut Ryaas Rasyid dalam youtube Abraham Samad, jika ada bukti sistematik dan masif terkait kecurangan dalam Pilpres, pihak yang bertanggung jawab harus ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Sistematis dan masif, kecurangan dalam pilpres mencoreng wajah kebangsaan. Kualitas kepemimpinan sangat penting dalam menentukan arah negara. Pemimpin bukanlah posisi yang sembarangan. Mereka adalah tolok ukur utama bagi kehidupan negara," ujar Ryaas dikutip Nawacitapost dari channel youtube Abraham Samad, Senin (26/2/2024).

Baca Juga: Cantik Banget, Pesona Wisata Glapansari Parakan Temanggung, Surga Tersembunyi Jalur Viral di Gunung Sumbing

Dalam konteks demokrasi, Ryaas menegaskan bahwa kedaulatan sejati terletak pada rakyat.

"Rakyat memiliki hak untuk mendapatkan pemerintahan yang baik. Pemerintahan yang baik dimulai dengan pemimpin yang baik, yang mampu mengelola, merencanakan, dan mengeksekusi kebijakan secara efektif," tambahnya.

Ryaas juga menyoroti kondisi pemerintahan saat ini yang dianggapnya "berantakan". "Jika kita melihat kondisi sekarang, semuanya dalam kekacauan.

Baca Juga: Tiga Puisi Karya Dienza Agoestha Untuk Kawan yang Menyentuh dan Penuh Makna

"Ini menunjukkan bahwa presiden saat ini tidak mampu mengelola sistem pemerintahan dengan baik. Dia tidak memenuhi syarat sebagai pemimpin," ungkapnya dengan nada kecewa.

Selain menyoroti kelemahan pemerintahan saat ini, Ryaas juga menegaskan bahwa banyak orang telah terperdaya dalam pemilihan presiden.

"Banyak yang tertipu dan terkecoh dalam memilihnya. Ini karena suasana baru pasca-reformasi," ujarnya.

Baca Juga: Jusuf Kalla Sebut Hak Angket Untungkan Semua Pihak, Resah Bisa Jadi Indikasi Kecurangan

Dalam upaya mengungkap kebenaran dan menghadapi dugaan kecurangan dalam Pilpres, Ryaas mendukung penggunaan hak angket sebagai langkah untuk memakzulkan pemimpin yang dinilai tidak mampu memimpin dengan baik.

"Hak angket adalah salah satu cara untuk mengungkap kebenaran dan mengambil tindakan yang tepat terhadap pelanggaran yang terjadi," tandasnya.

Halaman:

Tags

Terkini