nasional

Perayaan Natal Nasional Bernuansa Gotong Royong

Rabu, 19 November 2025 | 06:14 WIB

Baca Juga: Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-1, Bapas Muara Teweh Gencarkan Pemeriksaan Terhadap Pegawai, Libatkan Puskesmas Sikui

Panitia juga mengundang 500 anak yatim piatu, 500 guru Kristen, 500 guru Katolik, 500 guru Sekolah Minggu, serta 500 penyandang disabilitas. Semua tamu undangan ini akan menerima dukungan pada malam perayaan.

Di sisi budaya, panitia memadukan unsur seni dari berbagai daerah, seperti Papua, Tapanuli, dan NTT, untuk memperkuat pesan keberagaman Indonesia. Lagu-lagu rohani termasuk “Hidup Ini Adalah Kesempatan” akan dibawakan bersama perwakilan dari berbagai profesi. Peserta yang tidak menggunakan seragam tertentu dianjurkan mengenakan pakaian adat. UMKM lokal juga turut diberdayakan sebagai penyedia konsumsi, sejalan dengan semangat memberdayakan masyarakat.

Rapat koordinasi panitia turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pemuka agama, di antaranya James Riady dan Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari. Untuk publikasi, panitia menggandeng tiga media nasional—Garuda TV, Kompas TV, dan Metro TV—agar pesan dan spirit perayaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dengan penekanan pada aksi nyata dan empati sosial, Natal Nasional 2025 diharapkan tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga momentum untuk menghadirkan damai dan pengharapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Atmosfer sederhana dan gotong royong diharapkan menjadi teladan baru bagi perayaan-perayaan besar di tingkat nasional.

Halaman:

Tags

Terkini