Di sisi lain, CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah menambahkan bahwa film ini juga merupakan bagian dari upaya edukasi politik. Meskipun film ini mungkin tidak langsung memengaruhi hasil pemilihan, namun ia melihatnya sebagai bagian dari proses edukasi politik yang penting untuk dilakukan.
"Orang bikin film dengan semangat moral yang tinggi untuk menegakkan aturan dan lain-lain itu bagian dari edukasi. Edukator itu pasti lebih sedikit daripada yang diedukasi," kata dia.