NAWACITAPOST.COM - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan Penemuan Kasus Tuberkulosis (TBC) melalui pemeriksaan rontgen dada atau Active Case Finding (ACF) TBC kepada Warga Binaan Pemasyarakatan. Selasa, (11/11).
Program ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan penyakit menular yang digagas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai langkah deteksi dini penyakit Tuberkulosis
(TBC) yang rentan menyebar di lingkungan perumahan padat.
Pelaksanaan skrining dilakukan secara menyeluruh pada warga binaan yang diawali dengan pemeriksaan gejala oleh petugas kesehatan dari Klinik Rutan Tanjung Pura. Selanjutnya warga binaan menjalani pemeriksaan lanjutan berupa Chest X-Ray (CXR) atau rontgen dada yang difasilitasi oleh Tim Vendor X-Ray dari Tirta Medical Center (TMC).
Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kasus Tuberkulosis (TBC) di lingkungan masyarakat sekaligus sebagai langkah preventif dalam mencegah penularan penyakit menular di ruang tertutup. Dengan pendekatan yang humanis dan profesional, seluruh proses skrining berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Selain itu, partisipasinya jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas pantai menjadi cermin juga lebih maksimal membantu dalam terlaksananya kegiatan ini.
Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari,mulai pada tanggal 10-12 November yang mana targetnya mencakup seluruh 651 warga binaan Rutan Tanjung Pura.
Kegiatan mengancam langsung oleh petugas pengamanan dan petugas medis rutan tanjung pura, dimulai dari pendaftaran, pemeriksaan gejala TBC, hingga pemeriksaan rontgen dada.
Apabila ditemukan indikasi gejala, warga binaan akan langsung diarahkan untuk berkonsultasi dengan dokter dan menjalani pemeriksaan lanjutan berupa tes dahak menggunakan metode TCM.
(Humas Rutapura)