NAWACITAPOST.COM - Sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan keterampilan di bidang kesehatan tradisional, Balai Pemasyarakatan Kelas II Muara Teweh bekerja sama dengan Yayasan Insan Cendikia mengadakan pelatihan bekam bagi Klien Pemasyarakatan di Pesantren Imam Asy Syafi'i. Selasa, 14 Oktober 2025.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan dasar terapi bekam, yang merupakan salah satu metode pengobatan tradisional yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan dan vitalitas tubuh. Para peserta mendapatkan materi teori tentang bekam, titik-titik bekam pada tubuh, serta praktik langsung yang dipandu oleh terapis bersertifikat.
Dalam sambutannya, Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Muara Teweh. M Ading Saidhy, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang pengobatan alternatif, tetapi juga sebagai peluang ekonomi.
Baca Juga: Laila Mufidah: DPRD Surabaya Dorong APBD 2026 Lebih Pro-Rakyat dan Tepat Sasaran
“Kami berharap Klien Pemasyarakatan dapat mengembangkan keterampilan ini menjadi usaha mandiri yang bisa membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan bekam ini mendapat sambutan positif dari Klien Pemasyarakatan. Banyak dari mereka ingin memperdalam ilmu bekam karena merupakan sunah yang diajarkan oleh nabi. Dengan pelatihan seperti ini, diharapkan masyarakat tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan.
(Humas Bapas Muara Teweh)