NAWACITAPOST.COM - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti, memberikan apresiasi terhadap pola kampanye yang dilakukan Siti Atikoh Supriyanti, istri dari calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo.
Safari politik yang dijalankan Atikoh ke berbagai daerah di Tanah Air dinilai berhasil membawa dampak positif terhadap tingkat elektabilitas pasangan calon Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Indonesia Political Expert (IPE), elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud mengalami peningkatan signifikan sebesar 4,39%.
Baca Juga: Menko PMK Dorong Perguruan Tinggi Siapkan SDM Berkualitas
Angka ini mengungguli elektabilitas dari pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang hanya mencapai 4,10%, serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang berada pada angka 2,82%.
Ray Rangkuti menyatakan bahwa keberhasilan Atikoh dalam menarik minat pemilih tidak hanya berasal dari intensitas kampanyenya, tetapi juga dari cara yang unik dalam menyasar pasar yang khas.
"Kampanye turun ke daerah yang dilakukan Atikoh selain menarik minat pemilih juga memiliki pangsa pasar tersendiri. Demikian juga kampanye yang dilakukan putra semata wayang Ganjar dan Atikoh, Muhammad Zinedine Alam Ganjar yang akrab disapa Alam di mana menyasar kaum milenial dan Gen Z," ujar Ray di Jakarta.
Baca Juga: P3I Jatim Siapkan Judicial Review Terkait Kebijakan Pajak Reklame Pemkot Surabaya
Selain dari upaya kampanye, faktor lain yang diakui oleh Ray sebagai pendorong keterpilihan pasangan Ganjar-Mahfud adalah cara Ganjar Pranowo berkampanye yang langsung bertemu masyarakat di lapangan, berdialog, bahkan menginap di rumah warga.
Ray menilai hal ini sebagai elemen yang membedakan cara kampanye pasangan nomor urut 3 dibandingkan dengan pasangan nomor urut 1 Anies-Cak Imin dan pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran.
"Anies juga turun ke daerah seperti Ganjar, tapi penerimaan masyarakat berbeda. Semua paslon memang turun ke lapangan bertemu warga, namun daya pikat berbeda. Gaya Anies dan Ganjar berbeda," kata Ray.
Hasil survey IPE, yang dilakukan pada rentang waktu 2-16 Januari 2024 dengan melibatkan 2.400 responden WNI yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), berusia 17 tahun, dan telah menikah, mencatatkan peningkatan elektabilitas Ganjar-Mahfud sebesar 4,39%, Anies-Muhaimin 4,10%, dan Prabowo-Gibran 2,82%.
Survei dilakukan di 416 Kabupaten dan 98 Kota menggunakan metode random purposive dan sampling error 2% dengan tingkat kepercayaan 95%. Dengan hasil ini, pasangan Ganjar-Mahfud semakin kokoh dalam persaingan menuju Pemilihan Presiden pada 14 Februari 2024 mendatang.