NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka mempererat hubungan antarinstansi serta membangun sinergitas dalam bidang keamanan dan pembinaan, Kepala Rutan Kelas IIB Larantuka, Bapak Loviga F. Sembiring, melakukan kunjungan silahturahmi dan koordinasi ke Polres Flores Timur pada Senin (21/07/2025).
Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WITA dan turut diikuti oleh Kasubsi Pengelolaan, Bapak Frengki Riberu, serta dua orang staf pengamanan. Setelah apel pagi, rombongan Rutan Larantuka langsung bertolak menuju Polres Flores Timur dan disambut hangat oleh jajaran kepolisian setempat.
Setibanya di Polres, rombongan dipersilakan menunggu di area portir sebelum akhirnya diterima langsung oleh Kapolres Flores Timur, AKBP Adithya Octorio Putra, S.I.K. di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dengan berbagai topik strategis yang menjadi bahan diskusi.
Baca Juga: Sinergitas dengan TNI-Polri, Rutan Humbang Hasundutan Terima Bantuan Personel pengamanan
Dalam koordinasi tersebut, dibahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Flores Timur yang saat ini tergolong stabil. Kasus-kasus yang paling menonjol adalah perkelahian dan tindak pencabulan.
Selain itu, Kepala Rutan menyampaikan komitmen Rutan Larantuka dalam pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya melalui pelatihan ketahanan pangan seperti pertanian dan perkebunan.
Program ini bertujuan untuk mempersiapkan WBP kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan, serta mengurangi stigma negatif terhadap eks-WBP.
Baca Juga: Pimpin Apel, Kalapas Padangsidimpuan Serahkan SK Kenaikan Pangkat dan Penyematan ID Card Pegawai
Kepala Rutan juga mengapresiasi potensi alam Flores Timur, baik dari sisi kontur tanah yang subur maupun sektor pariwisata bahari yang menawan. Ia berharap pembangunan jembatan penghubung Larantuka–Adonara dapat menjadi pemicu kemajuan ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan plakat dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergitas tanpa batas antara dua institusi penegak hukum. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
(Humas Rutan Larantuka)