nasional

3 Tahun Berdiri, JK Berikan Arahan Khusus untuk Kampus UICI

Selasa, 16 Januari 2024 | 21:59 WIB
JK Berikan pesan khusus untuk kampus UICI. (X)

NAWACITAPOST.COM - Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) merayakan Dies Natalis ke-3 di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, pada Senin, 15 Januari 2024 kemarin.

Acara ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2004-2009 dan 2014-2019, Muhammad Jusuf Kalla (JK).

Dalam orasinya, JK menyampaikan pesan penting kepada UICI agar tidak berhenti begitu saja setelah tiga tahun berdiri. Ia memberikan perbandingan, universitas sebagai entitas yang tidak bisa berhenti begitu saja seperti sebuah toko.

Baca Juga: 7 Tempat Sewa Motor di Bandung, Lengkap dengan Nomor Telepon: Nikmati Keindahan Kota Kembang Tanpa Macet

Dalam pandangan JK, universitas memiliki tanggung jawab terhadap mahasiswa dan masyarakat, yang membuatnya memiliki komitmen untuk terus bergerak maju.

"Universitas itu seperti bank, begitu Anda tinggal mati, nggak bisa berhenti, terkecuali Anda bangkrut. Beda kalau bikin toko, kalau toko Anda buka hari ini nggak ada pelanggannya tutup saja. Selesai. Tetapi universitas tidak bisa karena sudah ada mahasiswa dan yang lainnya, karena itu janji," papar JK, dikutip Selasa (16/1/2024).

JK mengajak semua pihak untuk mendukung keberadaan UICI sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, mencerdaskan masyarakat adalah amal jariyah, suatu kebaikan yang tak terputus dan akan memberikan manfaat jangka panjang.

Baca Juga: 100 Hari Serangan Israel ke Gaza, Palestina

"Karena cita-cita ini amal jariyah mencerdaskan masyarakat, anak muda, dan sebagainya merupakan amal yang tak terputus," tambahnya.

Pentingnya pengelolaan teknologi juga menjadi sorotan dalam orasi JK. Ia menekankan bahwa teknologi, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan manfaat kepada masyarakat banyak.

Namun, jika tidak dikelola dengan bijak, dapat menyebabkan ketimpangan dalam kehidupan sosial. JK menegaskan bahwa teknologi harus diarahkan agar tidak merusak nilai-nilai kekeluargaan, perdamaian, dan budaya.

Baca Juga: 5 Tempat Sewa Motor di Bogor yang Direkomendasikan, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon!

Selain itu, JK juga memberikan perhatian khusus pada entrepreneurship. Menurutnya, ketimpangan di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan pengembangan jiwa wirausaha di masyarakat.

Bahkan, sambung JK, jika seseorang menguasai teknologi, tanpa jiwa kewirausahaan, kemajuan tersebut mungkin akan diambil alih oleh pihak lain.

Halaman:

Tags

Terkini