NAWACITAPOST.COM - Pasca kegiatan Groundbreaking Rumah Sakit Pratama Nias Barat di Lahomi, kabar tentang Rumah Sakit Pratama (RSP) Lologolu, di Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat terancam tutup.
Bukan tanpa sebab, alat kesehatan (Alkes) yang ada di rumah sakit ini telah diperintahkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Budi Gunadi Sadikin, untuk segera dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Nias Barat, di Desa Onolimbu, Kecamatan Lahomi.
Kilas Balik Pembangunan RSP Lologolu
RSP Lologolu merupakan salah satu rumah sakit yang dibangun masa pemerintahan Mantan Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu.
Bangunan rumah sakit ini terdiri dari beberapa segmen, antara lain ruang Operasi (OK), ruang Poli kilinik, Instalasi Gizi, ruang Radiologi, ruang Perawatan Kelas I, II dan Kelas III, ruang perawatan VIP, ruang IGD, ruang Kebidanan, ruang Farmasi, ruang Perawatan Anak, ruang Administrasi, Laboratorium, Laundry, serta bangunan pengolahan limbah B3.
Tak hanya itu, rumah sakit ini juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pemeriksaan kesehatan yang utama yaitu pemeriksaan laboratorium lengkap, pemeriksaan USG 4 Dimensi, pemeriksaan rontgen (Pemeriksaan X-Ray), pemeriksaan gigi dan mulut, ruangan operasi (MOT) lengkap, dan alat-alat kesehatan.
Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Soroti RS Lologolu Nias Barat: Jangan Senang Bangun Rumah Sakit
Anggaran yang Digelontorkan untuk RSP Lologolu
Pembangunan rumah sakit ini menelan anggaran senilai Rp43 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022.
Selain itu, pada tahun 2022 dan 2023 terdapat sejumlah kegiatan yang diarahkan untuk rumah sakit ini dengan menelan anggaran puluhan miliar rupiah.
Dari penelusuran melalui situs resmi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP), pada Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat tercatat sejumlah kegiatan yang diarahkan untuk RSP Lologolu di antaranya biaya konsultan perencanaan pembangunan Rp 950.000.000, biaya konsultan pengawas Rp 850.000.000, Prasarana Listrik Rp 4.500.000.000, pengadaan alat kesehatan Rp 14,846,609,400.
Kemudian pengadaan instalasi pengolahan limbah B3 medis non-insinerator Rp 1.760.000.000, pengadaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Rp 1.792.300.000, pengadaan water Tmtreatment plant (WTP) Rp 970.000.000, pengadaan generator set Rp 1.170.000.000, dan pada tahun 2023 pembangunan TPT Rp 2.500.000.000, bila diakumulasi total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 72 miliar.
RSP Lologolu Diresmikan Mantan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu