NAWACITAPOST.COM - Bertempat Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, Rutan Kelas IIB Humbang Hasunsutan ikuti kunjungan istimewa dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Republik Indonesia, Bapak Agus Andrianto, pada Rabu (25/6).
Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Menteri Agus mengadakan makan siang bersama para Warga Binaan Pemasyarakatan secara lesehan.
Selain sebagai ajang silaturahmi dan pendekatan yang penuh dengan rasa kekeluargaan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya dalam memberikan pelatihan yang lebih humanis.
Baca Juga: 5 Alasan Blibli Dinilai Sebagai Aplikasi Belanja Online Terbaik Dan Terpercaya Di Indonesia
Pendekatan ini melengkapi program pelatihan kepribadian dan kemandirian yang telah berjalan, dengan harapan dapat mendorong optimisme dan mendorong perubahan di kalangan Warga Binaan Pemasyarakatan.
“Kita ini sama-sama yang terhormat. Kedudukan kita sama di mata Tuhan Yang Maha Kuasa. Yang membedakan hanya Bapak-bapak semua ini sedang bertapa di Lapas untuk menjadi lebih baik,” ujar Menteri Agus di hadapan Warga Binaan.
Ia juga menekankan pentingnya berperilaku baik selama menjalani masa pelatihan, dan mengingatkan bahwa pelanggaran berat tidak akan ditoleransi.
Baca Juga: Rayakan HUT Kesembilan, CEO Indonesia Berikan Penghargaan Kepada 9 CEO Legendaris
“Saya minta jalani masa pelatihan ini dengan perilaku yang baik, pertunjukan prestasi dan optimis menatap masa depan. Jangan sampai ada yang melakukan macam-macam di sini, nanti saya kirim ke Pulau Nusakambangan,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Menteri Agus Andrianto menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan Lapas berkonsep keamanan super maksimal di tengah pulau, sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
Lapas ini dirancang untuk menampung kategori risiko tinggi sebagai bagian dari reformasi pemasyarakatan.
Baca Juga: Bupati Nias Barat Tegaskan Kepala Desa Jangan Pegang Uang Tunai Dana Desa
Dalam kegiatan makan bersama Menteri Imipas dengan Warga Binaan Pemasyarakatan didampingi Pimpinan Tinggi di Lingkungan Kementerian Imipas, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi Wilayah Sumatera Utara.
Kehadiran mereka memperkuat semangat kolaborasi dan sinergi antar unit pelaksana teknis dalam meningkatkan kualitas pelatihan di Lapas.