NAWACITAPOST.COM - Inisiator Sinergi Konstruktif (Sinkos), Faizal Assegaf, secara resmi menggelar soft launching lembaganya yang juga dirangkai dengan diskusi publik bertajuk "Jaga NKRI" pada Minggu (22/6), di Jl. Tebet Timur Dalam VII No. 03, Jakarta Selatan.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan anggota Komisi IV DPR RI, Arif Rahman.
Dalam sambutannya, Faizal menjelaskan bahwa Sinkos hadir sebagai lembaga riset, pemantauan, dan advokasi yang bertujuan membangun narasi kebangsaan berbasis kajian ilmiah dan konstruktif.
Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi seputar dinamika politik nasional dan internasional, sebagai refleksi sikap Indonesia dalam merespons berbagai peristiwa global yang tengah berlangsung.
“Situasi geopolitik saat ini sedang memanas. Presiden Prabowo, atas nama bangsa, telah menunjukkan sikap untuk menjaga persatuan. Momentum ini harus kita manfaatkan sebagai seruan moral bagi rakyat Indonesia agar tetap solid, di tengah konflik yang terjadi di Timur Tengah, Asia Barat, maupun Asia Tengah,” ujar Faizal.
Baca Juga: Desa Wonokupang Mendukung Program ketahanan Pangan Polri Cinta Petani
Ia menegaskan bahwa tema "Jaga NKRI" dipilih sebagai respons terhadap tantangan global sekaligus kepercayaan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo, yang diyakini mampu membawa Indonesia melewati situasi kompleks saat ini.
Menurutnya, ketangguhan bangsa harus ditopang oleh kebersamaan dan semangat kebhinekaan.
Lebih lanjut, Faizal menyoroti pentingnya demokrasi sebagai ruang pengawasan terhadap jalannya pemerintahan pusat dan daerah.
Namun dalam menghadapi tekanan situasi dalam dan luar negeri, ia menekankan perlunya pandangan politik yang berakar pada nilai-nilai Pancasila dan kebijaksanaan kolektif.
Sinkos ke depan akan fokus mendukung isu-isu strategis yang disuarakan Presiden, termasuk kebutuhan akan ketahanan nasional dan antisipasi krisis energi.
Faizal juga mengingatkan tentang urgensi membebaskan Indonesia dari konflik internal berbasis perpecahan antargolongan.
“Kami menilai diperlukan terobosan dan kajian mendalam agar bangsa ini dapat bersinergi secara konstruktif demi Indonesia yang lebih baik,” katanya.
Dalam diskusi itu, Faizal turut mengangkat isu global, termasuk dampak konflik Iran-Israel terhadap Indonesia.