NAWACITAPOST.COM - Indonesia kembali diselimuti duka oleh kecelakaan kereta api yang terjadi pada Jumat (5/1/2024) pagi antara Kereta Api (KA) Turangga dan Kereta Commuterline di Kampung Babakan DKA, Jawa Barat.
Kecelakaan ini menelan empat korban jiwa, termasuk masinis, asisten masinis, dan pramugara.
Hingga pukul 11:50 WIB, empat korban jiwa telah terkonfirmasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa di kalangan penumpang. Dari 287 penumpang KA Turangga dan 191 penumpang KA Commuterline, sekitar 22 orang mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Update terbaru: Tabrakan Kereta Api di Bandung, Empat Meninggal, 22 Luka Ringan
Insiden ini memunculkan ingatan terhadap sejumlah kecelakaan kereta api besar di Indonesia. Berikut beberapa di antaranya:
1. Tragedi Bintaro, 19 Oktober 1987:
Sebanyak 156 orang tewas dan 300 orang terluka dalam adu kepala antara KA 220 Patas Merak dan KA lokal 225 di Pondok Betung, Bintaro.
2. Kecelakaan KRL vs Tangki Pertamina, 9 Desember 2013:
Tabrakan antara KRL Serpong-Stasiun Tanah Abang dengan truk tangki Pertamina, menelan tujuh korban jiwa, termasuk masinis dan asisten masinis.
Baca Juga: Dua Kereta Api Tabrakan di Bandung, Tiga orang Meninggal
3. Kecelakaan Kereta Api Padang Panjang, 22 Desember 1944:
200 orang tewas dan 250 luka-luka dalam kecelakaan di Singgalang Kariang, Padang Panjang, akibat rem blong.
4. Insiden tabrakan KA Kertajaya dengan KA Sembrani, 14 April 2006:
Sebanyak 14 orang tewas ketika KA 150 Kertajaya bertabrakan dengan KA 40 Sembrani di Stasiun Gubug, Grobogan.