NAWACITAPOST.COM - Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengajak masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi dalam menyikapi hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada yang digelar pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Dalam keterangannya, Minggu (25/5/2025), Irjen Pol Helmy mengimbau seluruh pihak untuk menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan tidak bersikap reaktif terhadap hasil sementara.
“Saya mengajak seluruh warga Pesawaran untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Mari kita hormati proses yang sedang berjalan. Demokrasi ini milik kita bersama dan harus kita jaga,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pasangan calon beserta para pendukung agar tidak berlebihan dalam merayakan hasil sementara. “Kemenangan sejati adalah ketika semua pihak bisa menjaga persatuan dan keamanan. Jangan sampai euforia berlebihan justru menimbulkan ketegangan,” tegasnya.
PSU di Kabupaten Pesawaran sendiri dilaksanakan berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PHPU.BUP-XXIII/2025. KPU mencetak sebanyak 359.032 surat suara untuk 759 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 148 desa dari 11 kecamatan.
Kapolda menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam pelaksanaan PSU yang berjalan aman dan tertib. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kedewasaan demokrasi dan kerja sama yang solid antar elemen masyarakat, termasuk TNI-Polri dan penyelenggara pemilu.
“Terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran yang telah menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas daerah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa netralitas aparat kepolisian adalah prinsip yang tidak bisa ditawar. “Netralitas Polri adalah harga mati. Kami berkomitmen menjaga marwah demokrasi agar tetap adil dan bermartabat,” ujar Helmy.
Baca Juga: Polri Promosikan 49 Perwira Tinggi, Dua Naik Menjadi Komjen
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif pasca-PSU serta menyarankan penyelesaian sengketa dilakukan melalui mekanisme hukum yang tersedia.
“Kalau ada perbedaan pendapat, mari selesaikan melalui jalur yang telah disediakan. Jangan sampai perbedaan justru menimbulkan perpecahan,” katanya.
Kapolda memastikan jajaran Polda Lampung bersama TNI dan instansi terkait akan terus mengawal seluruh tahapan pemilu di Pesawaran hingga selesai, guna menciptakan suasana yang aman, damai, dan terpercaya.
“Polda Lampung berkomitmen memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan, demi mewujudkan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu,” pungkasnya.