Baca Juga: Krisis Ekologi di Tano Batak, PGI dan Gereja Sumut Desak Penutupan PT TPL
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak—pemerintah, swasta, dan akademisi—dalam mewujudkan tujuan besar festival ini. Kehadiran BUMN InJourney, pelibatan masyarakat lokal, hingga antusiasme wisatawan mancanegara menjadi indikator keberhasilan acara tahun ini.
“Ini merupakan invision bukan hanya dari segi alam dan simbolik yang kita lihat, tapi juga manusianya dari berbagai background juga berada di sini. Bukan hanya orang Indonesia loh, banyak orang-orang dari berbagai negara yang hadir,” tutup Irene.
Borobudur Peace & Prosperity Festival 2025 bukan sekadar perayaan tahunan. Ia menjadi ruang refleksi bersama untuk membangun masa depan yang lebih inklusif, selaras dengan alam, dan menghargai keberagaman manusia.