NAWACITAPOST.COM - Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat melaksanakan kegiatan konseling dan skrining kesehatan secara menyeluruh, khususnya bagi warga binaan lanjut usia (lansia) dan penderita tuberkulosis (TB).
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari komitmen Lapas untuk memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, setara, dan berkelanjutan. Sabtu, 10 Mei 2025.
Tim medis Lapas Rantauprapat bersama dr. Dwi Astuti Manullang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, konseling psikologis, serta edukasi tentang pola hidup sehat.
Baca Juga: Tindaklanjuti Pesan Dirjenpas, Lapas Pemuda Langkat Lakukan Langkah Langkah Cegah Gangguan Kamtib
Fokus utama diberikan kepada warga binaan yang tergolong rentan, seperti lansia dan penderita TB, guna memastikan deteksi dini penyakit dan penanganan yang tepat.
"Kesehatan adalah hak dasar setiap warga, termasuk warga binaan. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan perhatian dan perawatan yang layak," ujar Kepala Lapas Rantauprapat, Khairul Bahri Siregar.
Dalam kegiatan ini, para lansia diperiksa tekanan darah, kadar gula, dan fungsi organ vital, sementara penderita TB menjalani pemantauan gejala dan kepatuhan terhadap pengobatan.
Selain itu, konseling diberikan untuk mendukung kondisi mental warga binaan dalam menjalani proses rehabilitasi.
Langkah ini disambut positif oleh warga binaan, yang merasa lebih dihargai dan diperhatikan. Pelayanan kesehatan yang penuh empati dan tanpa diskriminasi menjadi bagian penting dari upaya humanisasi sistem pemasyarakatan.
Dengan kegiatan ini, Lapas Rantauprapat menegaskan peran pentingnya sebagai institusi pembinaan, bukan semata tempat hukuman, serta mendukung program pemerintah dalam eliminasi TB dan pelayanan kesehatan lansia di lingkungan pemasyarakatan.
(Humas Lapas Rantauprapat)