nasional

Sampaikan Duka Cita, Yasonna Laoly Ungkap Kesan Pribadi Usai Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan  

Rabu, 23 April 2025 | 09:07 WIB
Anggota DPR Yasonna Hamonangan Laoly menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus. (Instagram )

 

NAWACITAPOST.COM - Anggota DPR Yasonna Hamonangan Laoly menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus. Dalam keterangannya, Yasonna mengungkapkan pengalaman pribadinya yang begitu membekas ketika berkesempatan bertemu langsung dengan pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu.

"Saya sungguh beruntung dapat bertemu beliau ketika bersama Presiden RI ke V, Megawati Soekarnoputri, beserta rombongan diterima Paus Fransiskus di Vatikan," ungkap Yasonna.

Ia menuturkan bahwa sosok Paus Fransiskus meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang bertemu dengannya. “Kesan saya, Paus Fransiskus adalah seorang yang humble, ramah, bersahabat dan sangat memberi perhatian tentang masalah-masalah kemanusiaan,” tambahnya.

Yasonna turut menyampaikan doa dan harapan terakhir untuk Paus yang wafat di usia 88 tahun itu. “Selamat jalan ke Rumah Bapa di Surga Pope Francis. kesederhanaan, kepedulian dan cinta kasih yang engkau tebarkan akan selalu menjadi lentera bagi umat manusia,” ucapnya.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

Sebagaimana diketahui, Paus Fransiskus menghembuskan napas terakhir pada pagi hari Senin Paskah (21/4/2025) di kediamannya Casa Santa Marta, Kota Vatikan. Menurut keterangan resmi dari Takhta Suci, penyebab wafatnya adalah stroke, diikuti oleh koma dan kolaps kardiosirkulasi yang tidak dapat dipulihkan.

Informasi ini disampaikan oleh Dr. Andrea Arcangeli, Direktur Direktorat Kesehatan dan Kebersihan Negara Kota Vatikan. Paus juga diketahui mengidap beberapa penyakit kronis, termasuk pneumonia, hipertensi, dan diabetes.

Jenazah Paus akan disemayamkan di dalam Basilika Santo Petrus mulai Rabu pagi, di mana umat beriman dari seluruh dunia akan diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir. Upacara penghormatan akan dimulai pukul 9:00 pagi tanggal 23 April dan berlangsung hingga hari pemakaman.

Menurut pengumuman dari Kantor Pers Takhta Suci, misa pemakaman akan digelar pada Sabtu, 26 April 2025 di Lapangan Santo Petrus. Upacara tersebut akan dipimpin oleh Kardinal Giovanni Battista Re, Dekan Dewan Kardinal, bersama para patriark, kardinal, uskup agung, uskup, dan pendeta dari berbagai negara.

Baca Juga: Prabowo Ingin Penjara Dipindah untuk Bangun Rumah di Lokasi Strategis  

Setelah misa pemakaman, jenazah Paus akan dibawa ke Basilika Santo Petrus dan kemudian ke Basilika Santa Maria Maggiore untuk dimakamkan. Vatikan memastikan bahwa seluruh prosesi akan dilakukan dengan penuh khidmat, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada seorang pemimpin yang selama masa kepemimpinannya dikenal karena kesederhanaan, keberpihakan pada kaum marjinal, serta komitmennya terhadap perdamaian dan kemanusiaan.

 

 

Tags

Terkini