nasional

Kisah Perjuangan Penjual Kopi Kaki Lima Bangkit Bersama PNM Mekaar  

Rabu, 5 Maret 2025 | 08:51 WIB
Sri Wahyuningsih berhasil meraih sukses berkat bergabung dengan PNM Mekaar. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM – Sri Wahyuningsih, seorang nasabah binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar, membuktikan bahwa ketekunan dan dukungan yang tepat dapat membawa perubahan besar dalam usaha. Bermula dari berjualan kopi kaki lima, kini Yuni merasakan perkembangan signifikan setelah bergabung dengan PNM Mekaar.

Dengan adanya pembiayaan serta pelatihan yang diberikan, usahanya mengalami pertumbuhan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Sri Wahyuningsih memulai bisnisnya dengan berjualan kopi menggunakan mobil tua bersama suaminya.

Usaha ini dijalankan dengan penuh semangat, meskipun keterbatasan modal menjadi tantangan utama. Situasi semakin sulit ketika mobil yang digunakan mengalami kerusakan. Saat itulah ia memutuskan bergabung dengan PNM Mekaar dan mendapatkan bantuan modal untuk mengembangkan usahanya.

"Awalnya saya hanya bisa berjualan kopi dari dalam mobil tua karena belum punya cukup uang untuk menyewa warung. Setelah bergabung dengan Mekaar, saya mulai berpikir untuk mengembangkan variasi produk," ungkap Yuni.

Baca Juga: Bantu UMKM, Mahasiswa ITS Kembangkan Peniris Minyak Goreng Otomatis Berbasis Panel Surya

Dengan pengetahuan yang dimiliki suaminya tentang biji kopi, Yuni mulai mencoba sesuatu yang baru. Selain menjual kopi siap minum, ia juga menawarkan biji kopi kemasan. "Saya mulai memilah biji kopi, mengemasnya dengan tampilan menarik, dan kini produk saya sudah dikirim ke luar kota," tambahnya.

Inspirasi untuk menjual biji kopi kemasan datang setelah ia aktif mengikuti berbagai pameran. "PNM sering mengajak saya ikut pameran, dari sana saya belajar banyak dan produk saya pun semakin dikenal orang," jelas perempuan asal Garut, Jawa Barat ini.

Dukungan pembiayaan dari PNM Mekaar memungkinkan Yuni meningkatkan kualitas produknya, memperluas pasar, serta menciptakan inovasi dalam bisnisnya. Dari hanya menjual kopi siap minum, kini ia memiliki produk biji kopi kemasan dengan berbagai pilihan yang disukai pelanggan.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, memberikan apresiasi kepada nasabah yang aktif dan terus berinovasi seperti Yuni. Menurutnya, usaha kecil memiliki potensi besar untuk berkembang ke tingkat nasional jika dijalankan dengan serius.

Baca Juga: Bekasi Dikepung Banjir di 7 Kecamatan, Berikut Daftarnya  

"Kami berusaha memfasilitasi literasi dan inklusi usaha bagi para nasabah agar mereka semakin kreatif dan produktif. Dengan membangun jejaring usaha, mereka bisa saling berbagi inspirasi dan menciptakan produk yang lebih menarik bagi masyarakat," ujar Arief.

Ia juga menambahkan bahwa PNM tidak hanya memberikan bantuan modal secara finansial, tetapi juga dukungan dalam bentuk pengetahuan dan jaringan sosial, sehingga usaha kecil dapat berkembang secara berkelanjutan.

 

Tags

Terkini