nasional

Mensos Gencarkan Operasi Katarak Gratis di Perbatasan NTT dan Timor Leste

Senin, 18 Desember 2023 | 17:26 WIB
Mensos Tris Rismaharini saat menyaksikan pelaksanaan operasi katarak gratis Kemensos di Rumah Sakit Katholik Marianum (RSKM) Halilulik di Atambua, Kabupaten Belu. (Dok. Humas Kemensos)

NAWACITAPOST.COM - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menggencarkan kegiatan operasi katarak gratis di seluruh Indonesia.

Dalam sebulan terakhir, operasi katarak gratis Kemensos diselenggarakan di Papua, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat dan giliran warga di perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste.

Operasi katarak gratis di NTT ini diselenggarakan karena tingginya kasus katarak di provinsi tersebut.

Baca Juga: Mensos Terima Penghargaan dari Rakyat Papua Melalui Gereja Kingmi

Operasi katarak gratis Kementerian Sosial (Kemensos) diselenggarakan di Rumah Sakit Katholik Marianum (RSKM) Halilulik di Atambua, Kabupaten Belu, sedangkan pasien datang dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Utara, Kabupaten Malaka dan Kabupaten Alor.

Mensos mengatakan operasi katarak di Atambua adalah bagian dari peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN). Di wilayah perbatasan, Mensos memilih RSKM di Halilulik karena lokasinya berada di tengah wilayah Kabupaten Belu.

"Harus cari tempat di tengah-tengah karena kalau terlalu jauh juga kasihan karena rata-rata memang pasien katarak ini sudah lansia jadi karena itu kita cari tempat di tengah-tengah yang bisa diakses dengan mudah untuk yang lain, ketemu rumah sakit ini," ujar Mensos Tri Rismaharini dikutip dari siaran pers pada Senin, (18/12/2023). 

Baca Juga: Hadapi Cuaca Ekstrem, Mensos Terima Dukung dari Gereja untuk Bangun Lumbung Sosial di Papua

Dalam pelaksanaan operasi katarak gratis ini Kemensos menjalin kerja sama dengan RSKM Halilulik, Himpunan Bersatu Teguh dan ERHA Klinik.

Sebanyak 780 orang dari berbagai daerah di NTT mendaftar untuk menjalani operasi katarak. Pada tahap awal, sampai Minggu, 116 orang telah lolos skrining. Jumlah ini akan terus bertambah karena pendaftaran dan skrining masih dibuka hingga Rabu 20 Desember 2023.

Selain melaksanakan operasi katarak gratis, Kemensos juga memfasilitasi operasi pterigium, yakni penyakit mata yang ditandai dengan tumbuhnya selaput pada bagian putih bola mata yang bisa mencapai kornea.

Baca Juga: Kemensos Bangun 591 Lumbung Sosial hingga 2023

Sebanyak 21 pasien sudah mendapatkan tindakan operasi. Kemensos menargetkan kuota sebanyak 350 pasien operasi katarak, dan 50 pasien operasi pterigium.

Karena pasien datang dari berbagai daerah, untuk masyarakat dari luar Atambua, Kemensos menyiapkan penginapan di aula Biara Spiritu santis Spiritu (SSpS) Halilulik serta di Gereja Katholik Paroki Roh Kudus Halilulik.

Halaman:

Tags

Terkini