nasional

Alasan PDIP Medan Pecat Bobby Nasution

Selasa, 14 November 2023 | 14:38 WIB


NAWACITApost.com - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut) resmi mencabut keanggotaan Bobby Nasution sebagai kader partai. Keputusan ini disampaikan melalui surat bernomor 217/IN/DP-29.B-26.B/XI/2023 yang diterbitkan oleh Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim, dan Sekretaris Roby Barus pada 10 November 2023.





Dalam surat tersebut tercantum alasan pemecatan Bobby. PDIP berpendapat, Wali Kota Medan itu dinyatakan tidak lagi menjadi bagian dari PDIP karena diduga melakukan pelanggaran kode etik dan disiplin anggota partai.





"Menyatakan Muhammad Bobby Afif Nasution tidak lagi memenuhi syarat sebagai anggota PDI Perjuangan," tulis surat tersebut seperti dikutip, Selasa (14/11/2023).





Salah satu pelanggarannya adalah mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang diusung oleh partai politik lain, yaitu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal itu jelas sangat bertentangan dengan keputusan PDIP yang telah memberikan dukungan penuh kepada Ganjar Pranowo-Mahfud Md.





Surat dari DPC PDIP Kota Medan itu menyebutkan bahwa Bobby Nasution secara terang-terangan menyatakan dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran. Hal ini diungkapkan oleh Bobby Nasution melalui organisasi Barisan Pengusaha Pejuang, di mana ia menyebut Prabowo sebagai sosok yang berintegritas.





Sebelum pemecatan ini, Bidang Kehormatan DPP PDIP telah memberikan waktu tiga hari bagi Bobby Nasution untuk mengundurkan diri dari keanggotaan partai serta mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, Bobby Nasution tidak mengambil langkah tersebut, sehingga DPC PDIP Kota Medan memutuskan untuk mencabut keanggotaannya.





Bendahara DPC PDIP Kota Medan, Boydo Panjaitan membenarkan surat tersebut. Dia mengaku bahwa Bobby Nasution sudah tidak lagi menjadi menjadi kader PDIP sejak surat itu dikeluarkan. Surat pemecatan tersebut juga atas rekomendasi dari DPP PDIP


Halaman:

Terkini