Rabu, 3 Juni 2026

BaraNusa Kritik Keras Pernyataan Noel Soal #KaburAjaDulu: Seperti Malin Kundang Durhaka  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 18 Februari 2025 | 13:49 WIB
Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan. (Istimewa)
Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan. (Istimewa)

 

NAWACITAPOST.COM - Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, mengkritik keras pernyataan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (Noel) terkait tagar #KaburAjaDulu. Tagar ini viral di media sosial setelah Noel memberikan respons yang mempersilahkan masyarakat untuk pergi ke luar negeri dan tidak perlu kembali lagi.

Menurut Adi Kurniawan, sikap Noel ini sangat tidak pantas, terutama bagi seseorang yang dulunya merupakan aktivis 1998 yang berjuang untuk demokrasi dan kesejahteraan rakyat. Adi menyebutkan bahwa pernyataan Noel sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip yang ia perjuangkan di masa lalu.

“Kata-kata Noel sangat bertentangan dengan apa yang dia cita-cita kan dulu di tahun 1998. Waktu dia masih jadi aktivis jalanan," kata Adi, Selasa (18/2/2025).

Pada tahun 1998, Noel ikut berjuang melawan rezim Orde Baru dengan menyerukan hak-hak rakyat dan demokrasi. Namun, kini, setelah menjadi pejabat negara, Noel seakan melupakan perjuangan tersebut. Adi Kurniawan bahkan membandingkan sikap Noel dengan cerita Malin Kundang yang durhaka pada ibunya.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

"Dulu dia sering teriak hidup rakyat, bahkan setau saya, mereka aktivis 98 ini termasuk Noel berjuang melawan rezim Soeharto katanya untuk demokrasi dan kepentingan kesejahteraan rakyat. Sekarang dia jadi pejabat, jadi wakil menteri dia lupa dengan sejarah, ibarat Malin Kundang yang durhaka pada ibunya,” ujar Adi Kurniawan

Menurutnya, Noel yang kini menjabat sebagai pejabat negara justru mengeluarkan pernyataan yang mengabaikan sejarah perjuangannya. Adi, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Jokowi Mania (JoMan) DKI Jakarta, sangat menyesalkan sikap Noel yang tidak konsisten dengan nilai-nilai perjuangan reformasi 1998.

Baginya, Noel yang kini menikmati kursi kekuasaan seharusnya dapat membawa aspirasi masyarakat, terutama mereka yang dahulu ikut berjuang dalam reformasi. Namun, sikap Noel justru terkesan jauh dari harapan masyarakat yang telah berjuang untuk kebebasan dan keadilan.

Lebih lanjut, Adi menilai bahwa sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Noel seharusnya lebih fokus pada masalah ketenagakerjaan di Indonesia, yang saat ini semakin buruk. Salah satu isu yang sedang dihadapi adalah tingginya angka PHK massal dan meningkatnya jumlah pengangguran.

Baca Juga: Jaga Warisan Budaya, 5 Daerah dengan Produsen Batik Terbanyak  

“Seharusnya dia itu fokus membenahi sistem dunia kerja kita gimana caranya gak ada lagi masyarakat yang di PHK dan hidup menganggur di negaranya sendiri," katanya.

Adi menegaskan bahwa Noel seharusnya lebih peduli terhadap nasib pekerja Indonesia. Noel diminta dapat memperbaiki sistem ketenagakerjaan agar tidak ada lagi warga negara yang kehilangan pekerjaan dan terpaksa menganggur di negaranya sendiri.

"Bukan malah melontarkan perkataan yang membuat keadaan semakin panas dan gaduh,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini