Kamis, 4 Juni 2026

Adian Napitupulu: Saya Ingin Indonesia Tanpa Kekerasan

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 15 Agustus 2023 | 21:35 WIB

NAWACITApost.com - PDIP mulai menabuh genderang perang. Bahkan, Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres PDIP, Adian Napitupulu, mulai menyinggung pemimpin Indonesia di masa depan jangan sampai memiliki rekam jejak kekerasan dan pelanggaran HAM.

Hal itu disampaikan Adian saat berpidato dalam acara pemberian penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada PDI-P di Ciawi, Bogor, Selasa (15/8/2023). Pada kesempatan itu, ia mengajak hadirin untuk menuliskan mimpi soal masa depan Indonesia dan pemimpinnya.

Pertama, ia mengatakan, rakyat Indonesia seharusnya tidak dipimpin secara diskriminatif. "Kedua, kita tuliskan mimpi kita, ‘saya mau Indonesia ke depan Indonesia yang tidak penuh dengan kekerasan’, setuju?" ujar Adian di atas panggung.

"(Tuliskan) 'saya mau ketika pemerintah berkuasa nanti pemerintah memimpin nanti tidak menggunakan kekerasan pada rakyatnya', setuju? Tuliskan menjadi mimpi kedua kita, saya ingin Indonesia tanpa kekerasan," sambungnya.

Ia kemudian melanjutkan pidatonya dengan mimpi ketiga, yaitu Indonesia tanpa pelanggaran HAM di masa kepemimpinan berikutnya. "Kita tidak mau berbicara tapi ditangkap, kita tidak mau mengkritisi tapi dipenjara, kita tidak mau berdiskusi dilarang, kita tidak mau ada lagi orang-orang yang diculik dan hilang," ujar Adian.

Ia menyinggung model pemerintahan represif dan otoriter Orde Baru yang sarat rekam jejak pelanggaran HAM. Adian berujar, jangan sampai presiden terpilih tangannya berlumuran darah.

"Cukup peristiwa itu berhenti 25 tahun yang lalu dan tidak boleh terulang lagi untuk alasan apapun. Kalau sudah, kita tulis mimpi-mimpi kita," kata Adian.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini