Jumat, 5 Juni 2026

Mensos Risma Luncurkan Alat Bantu Gelang GRITA dan Bagikan Gelang GRUWI

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Kamis, 10 Agustus 2023 | 19:20 WIB
Mensos Risma Luncurkan Alat Bantu Gelang GRITA dan Bagikan Gelang GRUWI. Foto: Kemensos.
Mensos Risma Luncurkan Alat Bantu Gelang GRITA dan Bagikan Gelang GRUWI. Foto: Kemensos.

NAWACITApost.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meluncurkan inovasi alat bantu Gelang untuk Tunagrahita (GRITA) bertempat di Gedung Aneka Bhakti (GAB) Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (10/8/2023).

"Saya punya ide ini karena awalnya banyak anak-anak yang mengalami kekerasan seksual terutama anak Tuna Grahita. Di awal bahkan saya menemukan karena mereka tidak bisa membela diri saat diproses, sehingga pelaku bebas saat itu," ujar Mensos Tri Rismaharini.

GRITA diluncurkan sebagai respon dan early warning system (sistem peringatan dini) terhadap situasi rentan yang mungkin membahayakan dan mengancam keselamatan tunagrahita.

Selain itu, GRITA juga dapat digunakan sebagai aksesoris sehari-hari karena memiliki bentuk yang menarik, ringan, dan nyaman.

"Hari ini kita luncurkan GRITA. Sudah kita untuk paten merek di kumham. Semoga bisa membantu keluarga kita yang disabilitas tunagrahita di seluruh belahan nusantara," ujarnya.

GRITA telah terdaftar Hak Paten pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM RI dengan Nomor Permohonan Pendaftaran Paten Indonesia: P00202307328 tanggal 10 Agustus 2023.

GRITA memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) yaitu kecerdasan buatan yang mendeteksi denyut nadi seseorang melalui heart sensor (sensor nadi) dan membandingkannya dengan batas tertentu.

Jika denyut nadi melebihi batas tersebut, maka sirine akan berbunyi dan lampu akan berkedip menyala sebagai penanda adanya kondisi darurat untuk menarik perhatian lingkungan sekitar sehingga dapat membantu orang tersebut.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama Mensos juga membagikan 100 buah gelang disabilitas rungu dan wicara (GRUWI) kepada penerima manfaat.

"Ini yang GRUWI yang tuna runggu kita siap bagikan 100 dari kemarin launching itu kita bagikan. Karena yang membuat semuanya ini juga anak orang-orang disable. Jadi orang-orang disable kita pekerjakan mereka kita gaji kemudian kita bagi untuk anak-anak dan saudara-saudara kita yang bisa disable pula," ujarnya.

Gelang tersebut memiliki sensor desibel dan mengalirkan getaran di pergelangan tangan pemakainya, sehingga mereka dapat menyadari suara keras di sekitar mereka. GRUWI diproduksi sendiri oleh penerima manfaat disabilitas di Sentra Terpadu Inten Suweno.

GRITA dan GRUWI dibuat sesuai kebutuhan para penerima manfaat yang telah terdata dan diutamakan berasal dari keluarga tidak mampu. Diharapkan alat tersebut juga dapat digunakan di seluruh Indonesia.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini