Kamis, 4 Juni 2026

7 Lagu Batak Terpopuler di YouTube: Musik Tradisional yang Mendunia  

Photo Author
- Rabu, 5 Februari 2025 | 11:29 WIB
YouTube menjadi wadah bagi masyarakat Batak untuk mempertahankan seni dan budayanya.  (X)
YouTube menjadi wadah bagi masyarakat Batak untuk mempertahankan seni dan budayanya. (X)

Baca Juga: Predator Tersembunyi di Alam Bebas: Berikut 5 Ular Terbesar di Dunia

5. Pulut Roham

Dengan jumlah penayangan mencapai 1,7 juta, lagu ini memiliki tema mengenai ikatan sosial yang erat dalam budaya Batak. Lagu ini menekankan pentingnya hubungan antar sesama serta nilai-nilai kekeluargaan yang harus selalu dijaga. Melodi yang lembut dan lirik yang mendalam menjadikan lagu ini sangat disukai.

6. Ho Do Cintaku

Lagu ini berhasil meraih 1,6 juta penonton di YouTube. Dengan tema cinta yang mendalam, lagu ini menggambarkan perasaan seseorang terhadap pasangannya. Liriknya yang penuh makna dan aransemen musik yang indah menjadikan lagu ini banyak dinikmati oleh para pendengar, terutama mereka yang sedang jatuh cinta.

7. Asal Ma Dos Rohanta

Lagu ini memiliki pesan moral yang kuat mengenai kehidupan dan bagaimana menghadapinya dengan bijak. Dengan jumlah penayangan mencapai 1,5 juta, lagu ini menjadi salah satu lagu yang sering diputar untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada pendengarnya. Nuansa musik tradisional yang kental menambah daya tarik dari lagu ini.

Baca Juga: Hasto Tantang KPK di Sidang Praperadilan, Siap Bongkar Dugaan Pemaksaan Status Tersangka  

Daftar lagu Batak terpopuler di YouTube ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik budaya melalui musik. Tidak hanya populer di kalangan masyarakat Batak, tetapi juga menarik perhatian pendengar dari berbagai daerah dan latar belakang. Musik tradisional seperti ini membuktikan bahwa seni daerah tetap dapat berkembang dan diterima oleh berbagai kalangan, bahkan di era digital seperti sekarang.

 

 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini