Kamis, 4 Juni 2026

Jokowi Sebut Permintaan Alutsista Buatan PT Pindad Meningkat Tajam

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 24 Juli 2023 | 16:14 WIB

NAWACITApost.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pabrik alutsista PT Pindad yang berada di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur itu, pada Senin (24/7/2023). Jokowi mengungkapkan adanya peningkatan permintaan ekspor produk pertahanan dari PT Pindad (Persero).

“Permintaan dari pasar ekspor untuk produk-produk ini meningkat sangat tajam,” ujar Jokowi, Senin (24/7/2023).

Pada kesempatan tersebut, Jokowi sempat memamerkan sebuah peluru buatan PT Pindad. Menurutnya, saat kunjungan ke luar negeri, negara asing kerap menanyainya soal peluru tersebut.

"Di setiap kunjungan saya ke negara lain, mereka selalu menanyakan mengenai yang berkaitan dengan barang ini. Peluru," lanjutnya.

Jokowi menjelaskan, saat ini dunia memang sedang kekurangan peluru. Di sisi lain, PT Pindad sudah mampu meningkatkan produksi peluru. Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, sebelum pemerintah memberikan penyertaan modal negara (PMN), PT Pindad mampu memproduksi sebanyak 275 juta peluru.

"Setelah kita beri PMN sebesar Rp700 miliar, produksinya meningkat jadi 415 juta peluru. Hampir dua kali lipat karena memiliki line tambahan dari PMN yang telah kita berikan," ungkap Jokowi.

Jokowi menekankan bahwa industri pertahanan di negara Indonesia memang memiliki prospek yang baik dan harus dikembangkan. Baik yang berkaitan dengan peluru, kendaraan, maupun senjata. "Semuanya," jelasnya.

Pemerintah, lanjut Jokowi, berencana untuk mencari mitra pengembangan agar perkembangan perusahaan pelat merah itu bisa lebih cepat. Ke depan, pemerintah juga akan menggeser lokasi produksi PT Pindad yang berada di Bandung ke kawasan industri di Subang, Jawa Barat. Lokasi baru tersebut merupakan tanah milik BUMN. Dengan perpindahan itu, diharapkan nantinya pengembangan PT Pindad akan lebih baik karena sudah memiliki lahan luas.

"Tadi di rapat intern tadi, saya sampaikan bahwa akan lebih baik kalo kita bermitra, akan lebih baik kalo kita cari partner. Sehingga pengembangan dari Pindad akan jadi lebih cepat lagi," jelas Jokowi.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini