NAWACITApost.com - Haji 2023 merupakan pelaksanaan haji dengan kapasitas penuh pertama kali semenjak 2020. Indonesia memberangkatkan sebanyak 221.000 jamaah dan 30 persen jamaah merupakan lansia diatas 65 tahun.
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Hamid Noor Yasin mengaku kecewa dengan masyariq atau penyedia layanan haji yang tidak memenuhi komitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk jamaah. Ia juga berharap adanya evaluasi menyeluruh demi perbaikan di haji mendatang.
“Ke depan, permintaan penambahan kuota haji harus dibarengi dengan penambahan sarana prasarana, infrastruktur, dan fasilitas haji yang memadai terutama di Armuzna agar peristiwa penumpukan jamaah, kekurangan makan minum, kekurangan tenda dan permasalahan transportasi tidak terjadi," kata Hamid, dikutip Kamis (13/7/2023).
Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI dari Fraksi PKS juga menemukan berbagai hal yang perlu dievaluasi dalam pelaksanaan Haji 2023. Berbagai temuan tersebut di antaranya:
1. Adanya jamaah yang kurang minum, makan, dan tidak mendapatkan fasilitas berteduh yang layak.
2. Tenda-tenda pemondokan melebihi kapasitas, banyak jamaah yang terlantar di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).
3. Buruknya sistem transportasi pengangkut jamaah.
4. Makanan bagi jamaah kurang layak, beberapa kali terlambat terdistribusi.