Selasa, 2 Juni 2026

Unperba Purbalingga dengan 40 Kampus di Gyeongsangbuk-do Korsel Lakukan Pertukaran Mahasiswa, Bamsoet : Apresiasi

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Selasa, 27 Juni 2023 | 16:00 WIB
Terima Wakil Gubernur Gyeongsangbuk-do Korsel Mrs. Dal Hee Lee (baju hijau), Ketua MPR RI Bamsoet (baju batik di tengah) Dukung Kerjasama Pertukaran Mahasiswa Indonesia-Korea, di ruang kerja Ketua MPR, Senayan Jakarta, Selasa (27/6/2027). Foto Ist.
Terima Wakil Gubernur Gyeongsangbuk-do Korsel Mrs. Dal Hee Lee (baju hijau), Ketua MPR RI Bamsoet (baju batik di tengah) Dukung Kerjasama Pertukaran Mahasiswa Indonesia-Korea, di ruang kerja Ketua MPR, Senayan Jakarta, Selasa (27/6/2027). Foto Ist.

Jakarta, NAWACITAPOST.com –Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA) yang juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo biasa disapa Bamsoet mengatakan kepada media, Kerjasama pertukaran mahasiswa Unperba dengan 40 Kampus di Korea dilakukan melalui Yayasan Ali Network Indonesia dengan Wagub Provinsi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan (Korsel) Mrs. Dal Hee Lee di ruang kerja Ketua MPR,  Senayan Jakarta, Selasa (27/6/2023).

Baca Juga : Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045, Ketua MPR Bamsoet 5 Sasaran (2025 -2045) 


Kerjasama dengan kampus di Korsel itu juga meliputi pengembangan teknologi pertanian dan teknologi informasi, dan Bamsoet mengapresiasi.

-
Ketua MPR Bamsoet saat berbicara dengan Wakil Gubernur Gyeongsangbuk-do Korsel Mrs. Dal Hee Lee, di ruang kerja Ketua MPR, Senayan Jakarta, Selasa (27/6/2027). Foto Ist.

"Setelah sukses melakukan kerjasama sister province dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak tahun 2003, pemerintah provinsi Gyeongsangbuk-do juga terbuka untuk melakukan kerjasama sister city antara berbagai kota yang terdapat di Provinsi Gyeongsangbuk-d dengan berbagai kabupaten/kota di Indonesia. Potensi terbesarnya yakni dengan Kabupaten Purbalingga, tempat UNPERBA berada sekaligus tempat berbagai perusahaan Korea beroperasi. Kerjasama sister city tersebut sangat bermanfaat dalam pengembangan ekonomi desa, pengembangan pertanian desa, hingga pengembangan sumber daya manusia desa," ujar Bamsoet usai menerima Vice Governor of Economic Affairs Province Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan Mrs. Dal Hee Lee, di Jakarta, Selasa (27/6/23).

Turut hadir Director Division of Foreign Affairs and Trade Province Gyeongsangbuk-do Lee Jin-won, Chairman Korea Textile Machinery Association Jong Kyu Son, serta Chairman Gyeongsan CCI An TAe-Young.

 

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini juga mengapresiasi salah satu perusahaan Korea Selatan asal Gyeongsangbuk-do, SK Plasma, yang telah menjalin kerjasama dengan Indonesia melalui PT Binabakti Niagaperkasa Indonesia. Mendirikan pabrik fraksionasi plasma pertama di Indonesia

"Peluang investasi Korea Selatan di Indonesia sangat terbuka lebar di berbagai sektor. Khususnya di sektor hilirisasi energi dan sumberdaya mineral. Mengingat kekayaan sumber daya alam Indonesia sangat berlimpah. Terdiri dari nikel terbesar di dunia, timah terbesar kedua di dunia, batubara termal/lignit terbesar ketiga dunia, bauksit terbesar keenam dunia, emas terbesar keenam di dunia serta tembaga terbesar ketujuh dunia," pungkas Bamsoet.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini