Blitar, NAWACITApost.com - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Blitar menggelar Temu Anak dan Dialog Anak dengan Bupati Blitar Tahun 2023 yang dibuka oleh Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kabupaten Blitar Izul Maron, bertempat Pendopo Ronggo Hadinegoaro RHN, Rabu (31/5/2023).
Kegiatan Dialog Anak diikuti oleh 180 perwakilan yang mengambil tema Dialog dan Konsultasi Publik Kebijakan Pengembangan Kabupaten Blitar Layak Anak.
-
Tampak hadir dalam kegiatan ini Asisten dan Staf Ahli, Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo dan beberapa OPD lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dan virtual yang diikuti oleh Forum Anak dari SMP dan SMA se-Kabupaten Blitar. Narasumber kegiatan ini berasal dari Yayasan Plato Foundation Surabaya.
Dalam sambutannya Izul Maron menyampaikan, meladanani filosofi Ki Hadjar Dewantara menginspirasi generasi selanjutnya guna memperkokoh barisan manusia berkualitas di masa mendatang. Untuk itu, saya juga minta anak-anak di Kabupaten Blitar ini semangatnya harus luar biasa dalam belajar dan berkarya, mengingat kalian semua, anak-anakku adalah cikal bakal yang akan menentukan arah perkembangan dan peradaban kehidupan bangsa.
-
"Untuk membentuk sebuah bangsa yang luhur dan berdikari tentunya dibutuhkan pula generasi penerus yang berdaya, mumpuni, sehat, hebat, dan cerdas. Agar menjadi generasi penerus bangsa yang luhur, cerdas, dan berdikari hak-hak yang dimiliki oleh anak tentunya haruslah terpenuhi.
"Hal ini sesuai Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2020 oleh Pemerintah Kabupaten Blitar yang menekankan pentingnya menjamin hak-hak anak antara lain dalam aspek kelangsungan hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi anak dalam pembangunan,"kata Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Izul Maron.
Izul Maron mengatakan,kegiatan Temu Anak dan Dialog Anak ini merupakan wahana yang strategis untuk mempercepat pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Blitar. Selain itu juga dapat meningkatkan kapasitas dan penguatan Forum Anak Kabupaten Blitar mulai tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan, dalam rangka mengoptimalkan peran serta anak dan kelompok anak dalam pembangunan.
Dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas darma bakti dan prestasinya dalam upaya melindungi anak-anak, mendidik, dan memajukan mereka menuju ke masa depan yang baik.
Karena sebagaimana kita ketahui bersama bahwa anak merupakan investasi Sumber Daya Manusia yang sangat menentukan masa depan Bangsa dan Negara. Untuk itu dalam pelaksanaan Kabupaten Layak Anak (KLA) bisa dimulai hal terkecil yaitu dengan mendengarkan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh anak,katanya.
Untuk itu, Bupati Blitar Rini Syarifah minta yang disampaikan Sekda Blitar Izul Maron meminta Kepala Bappedalitbang pada kegiatan Musrenbang ditingkat Kabupaten, Kecamatan maupun Desa/Kelurahan untuk lebih menekankan kehadiran perwakilan Anak. Dengan harapan agar anak berani mengemukakan pendapat dalam forum orang dewasa, sehingga nantinya mulai dari tingkat Desa/Kelurahan sampai Kabupaten akan secara serempak dalam memenuhi kebutuhan anak di masing- masing wilayah.
Selain itu, saya berharap agar fasilitas-fasilitas yang berpihak pada anak lebih ditingkatkan lagi, contohnya seperti Ruang Bermain, Rute Aman Selamat Sekolah, Pusat Kreativitas Anak, dan juga fasilitas pada bidang pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, Program Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Blitar harus berhasil dan sukses, demi mewujudkan kesejahteraan anak dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan Panca Bhakti kami yang pertama dan kedua yakni Jaminan Pendidikan Masyarakat Desa dan Kesehatan , Pemberdayaan Masyarakat, serta Perlindungan Ibu dan Anak .
"Ini dalam rangka mewujudkan Blitar Cerdas dan Beradab. Sehingga dengan diadakannya Temu Anak ini diharapkan akan dapat membangun pemahaman kelompok anak tentang hak, kewajiban dan tanggung jawab anak untuk pembangunan.
"Sehingga kami berharap akan ada rekomendasi untuk partisipasi anak dalam pembangunan dengan pemetaan potensi masalah anak dan kelompok anak dalam pembangunan. Khusus untuk anak-anakku sekalian saya berpesan, agar kalian menjadi yang terdepan sebagai agent of change pada perkembangan jaman.
"Gunakan kemajuan teknologi informasi untuk hal-hal yang bersifat positif. Saya ingin, kalian juga komitmen untuk perang melawan narkoba, ikut serta dalam menurunkan angka stunting dan buta aksara,"ungkapnya.
Terakhir dalam sambutan Sekda Blitar Izul Maron berpesan bahwa keberhasilan program KLA di Kabupaten Blitar tidak terlepas dari peran dinas terkait yang tergabung dalam gugus tugas KLA, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Organisasi Profesi, Organisasi Keagamaan, LSM/LSOM, Media Massa, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat yang ada di Kabupaten Blitar. Untuk itu tetap solid, kompak dan satu frekuensi sehingga Kabupaten Blitar benar-benar menjadi kabupaten yang ramah anak,"pungkasnya.
(Adv/kmf/fm)