Kamis, 4 Juni 2026

Asiah Meninggal di Lift Bandara Kualanamu, Keluarga Korban Minta Usut Tuntas

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Senin, 1 Mei 2023 | 14:58 WIB
Kronologi perempuan meninggal di lift bandara Kualanamu
Kronologi perempuan meninggal di lift bandara Kualanamu

NAWACITAPOST.COM - Raja Hasibuan selaku kakak dari korban Asiah Shinta Dewi meminta pertanggung jawaban dari pihak Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

Seperti diketahui bahwa Asiah meninggal dunia di lift Bandara Kualanamu, pada akhir pekan lalu. Saat dirinya hendak mengantarkan keponakannya [ergi ke Malaysia.

Dalam peristiwa ini, Raja mengatakan bahwa keluarga sangat menyesalkan dengan kejadiaan yang menimpa adiknya.

Bahkan, Raja sangat menyayangkan dengan narasi yang menyudutkan pihak keluarganya karena sang adik membuka paksa pintu lift bandara Kualanamu.

Padahal berdasarkan CCTV yang tersebar di sosial media, tangan kanan sang adik merupakan tangan utama adiknya sedang memegang handphone.

"Jadi yang saya sesalkan, itu kan kejadian dia naik lift itu jam 20.15 WIB, itu last contact, yang saya sesalkan di media dibilang adik saya buka paksa," kata Raja saat berbincang kepada awak media di Medan, kemarin.

"Tapi, coba kita lihat tayangan secara seksama, dari mana orang bisa buka paksa di sini (telinga) dan tangan kiri yang bukan utama bisa membuka paksa, itu kan nggak masuk akal, nggak masuk logika kita kan," jelasnya.

Tak hanya itu, Raja mengatakan bahwa tidak ada tanda atau lambang lift memiliki dua pintu. Padahal, Bandara Kualanamu merupakan bandara kelas internasional sehingga dinilai kurang memperhatikan keselamatan masyarakat.

"Kemudian lagi yang kesalnya kita di lift itu nggak diberitahu kalau misalnya ada pintu dua, kenapa nggak ada pemberitahuan baik dari luar maupun dari dalam, atau paling tidak sekelas lapangan udara kelas internasional kan safety-nya harus perfect, ini kenapa nggak ada operator di dalam," ujarnya.

Dalam kasus ini, Raja meminta agar pihak berwenang mengusut tuntas masalah tersebut. Sehingga jelas duduk perkaranya.

"Dalam kesempatan ini juga kita meminta kepada pihak berwenang agar mengusut tuntas masalah ini agar terang benderang," tutupnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya bahwa Asiah Shinta Dewi berangkat ke Bandara Kualanamu bersama kakak dan keponakannya, Senin (24/4/2023). Mereka tiba di Bandara Kualanamu sekitar pukul 19.30 WIB.

Kala itu, Asiah Shinta Dewi mendampingi keponakan untuk check-ini. Setelah itu, ia bersama kakaknya langsung turun ke lantai satu dan kembali ke mobil di parkiran untuk pulang.

Tapi, sang adik menelepon lagi untuk meminta untuk ditemani saat check-in. Lalu, Asiah segera menemui sang adik tanpa ditemani sang kakak dan orangtuanya karena dia menunggu di mobil.

Pada saat itu, Asiah juga menelepon sang adik karena ia mengaku terjebak di dalam lift sekitar pukul 20.15 WIB. Ia menggunakan lift disisi kiri pintu masuk bandara Kualanamu.

Dari situlah, keluarga melapor pihak berwajib di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Tapi, respon petugas dianggap kurang memberi pelayanan maksimal karena mereka mengatakan harus ada prosedur untuk melihat peristiwa lewat kamera CCTV. (*****)

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini