Jumat, 5 Juni 2026

Berdayakan Warga Kampung Bedeng, Mensos Tanda Tangan MoU dengan Accor Hotel dan PT. Prima Hotel Indonesia

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Kamis, 13 April 2023 | 14:43 WIB
Berdayakan Warga Kampung Bedeng, Mensos Tanda Tangan MoU dengan Accor Hotel dan PT. Prima Hotel Indonesia
Berdayakan Warga Kampung Bedeng, Mensos Tanda Tangan MoU dengan Accor Hotel dan PT. Prima Hotel Indonesia

Jakarta, NAWACITApost.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini kunjungi Kampung Bedeng dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Koperasi Cempaka Sejahtera Berkemajuan (KCSB) dengan Accor Hotel dan PT. Prima Hotel Indonesia pada Rabu siang di Cempaka putih, Jakarta. (12/4/23).

Kerjasama tersebut merupakan program pemberdayaan yang dirancang Kementerian Sosial, guna mengatasi kemiskinan di wilayah padat dan kumuh di Kampung Bedeng. KCSB yang menaungi warga Kampung Bedeng diharapkan dapat memberikan keuntungan dari hasil penjualan sandal slipper ke pihak hotel.

"Alhamdulillah sekarang sudah ketemu bentuknya dan kemudian datanglah juga bantuan-bantuan dari luar, termasuk Accor (Hotel) dan PT. Prima Hotel Indonesia membantu memesan sandal slipper hotel, dan ternyata mereka semangat. Kemudian kita tandai hari ini dengan nota kesepahaman antara Prima Hotel dengan koperasi di tempat ini," ujar Risma.

-


Warga Kampung Bedeng diberdayakan dengan memproduksi sandal slipper hotel, dan pihak hotel mengharapkan Warga Kampung Bedeng bisa memproduksi 5000 pasang sandal tiap bulannya. Penandatanganan MoU KCSB dengan Accor Hotel dan PT. Prima Hotel Indonesia dapat memberikan manfaat bagi Warga Kampung Bedeng untuk memproduksi sandal sliper hotel selama kontrak setahun.

Selain produksi sandal, Risma juga memberikan edukasi kepada warga yang berjualan makanan dan minuman. Ia berharap, melalui KCSB ini para Warga Kampung Bedeng bisa dibekali pengetahuan berjualan dengan metode jualan online, gunanya supaya meningkatkan penjualan secara pesat seperti sudah pernah terapkan selagi menjadi Walikota Surabaya.

"Kenapa Online? Karena tidak perlu punya toko, dia hanya perlu gudang, tidak punya restoran, maka mereka bisa jualan," lanjut Risma.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini