Sidoarjo Nawacitapost - Banjir yang luar biasa di kecamatan tarik ini sampai rumah penduduk juga terkenang dampaknya, dan kemarin sudah diselesaikan oleh kementerian sosial tapi kelupaan dengan petaninya padi yang dimana petaninya ini juga kebanjiran bahkan penanaman awal daripada pertanian di sini semu tergenang air.
Sementara BHS Mengatakan. Bila banjir ini kalau dibiarkan tidak segera di atashi dalam waktu yang lebih dari 34 hari tentu petani akan gagal, Saya tadi sudah laporkan ke kabupaten untuk masalah ini dan pak bupati sendiri sudah punya inisiatif untuk melakukan pemberian bantuan dan sudah di persiapkan.
Mulai dari pupuk dan sebagainya diganti langsung oleh kabupaten dan saya juga melihat apa yang di butuhkan petani-petani ini butuh bantuan apa.
Saya membantu juga untuk petani dari sisi sembako dan uang 500 ribu. kabupaten juga akan membantu sembako untuk para petani jadi yang dilakukan sekarang adalah jangan sampai banjir lagi tentu butuh normalisasi.
Masih kata BHS, Karena di sini pembuangan air terjadi tabrakan atau pertemuan air akhirnya meluber ini perlu ada dan air kecil supaya air tidak membeludak kembali ke persawahan hal ini harus dilakukan cepat sehingga tahun depan yang dimana setiap tahun selalu lahan pertanian di sini selalu banjir.
" Kabupaten sendiri juga akan mempercepat pengerukan sungai bahkan kalau perlu kita pinjam alat berat kalau misalnya kita kurang alatnya."
Terkait asuransi saya sudah mengatakan tadi untuk sawa yang ada di sini 16 hektar saya akan asuransikan jadi misalnya petani ini gagal panen maka bisa diganti dengan uang 6 juta rupiah lumayan kan tapi moga-moga enggak gagal panen hasilnya petani nanti lebih besar." Pungkasnya (**/ud)