Jumat, 5 Juni 2026

Puncak Perayaan Natal Nasional 2024 Pindah dari Manado ke Jakarta

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 11 Desember 2024 | 09:04 WIB
Perayaan Natal nasional 2024 dipindahkan ke Jakarta.
Perayaan Natal nasional 2024 dipindahkan ke Jakarta.

NAWACITAPOST.COM - Perayaan Natal Nasional 2024 yang awalnya direncanakan berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, mengalami perubahan rencana. Sulawesi Utara yang sebelumnya telah dipilih sebagai tuan rumah, dipindahkan ke Jakarta.

Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Utara, Steven Liow, mengungkapkan bahwa keputusan ini sudah dikomunikasikan oleh panitia. Ia mengakui bahwa pihak Sulawesi Utara telah bersiap secara maksimal untuk menjadi tuan rumah, tetapi sejumlah pertimbangan membuat panitia memutuskan untuk memindahkan lokasi acara ke Jakarta.

"Batal digelar di Sulut," ucap Steven, dikutip Selasa (11/12/2024).

Untuk memastikan kelancaran acara, Panitia Natal Nasional 2024 melakukan audiensi dengan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) pada Jumat (6/12/2024) lalu. Audiensi ini menjadi momen penting untuk mempererat sinergi dalam menyukseskan puncak perayaan Natal yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Desember 2024 di Indonesia Arena, Jakarta.

Baca Juga: Djarum Group Resmi Akuisisi Bakmi GM

Delegasi panitia dipimpin oleh Ketua Umum Thomas Djiwandono, yang didampingi oleh sejumlah anggota, termasuk Wakil Ketua Umum Letjen TNI Budi Sulistya, Koordinator Bidang Puncak Acara Chatarina Girsang, dan Wasekum Yustinus Prastowo.

Delegasi ini diterima oleh Pdt. Gomar Gultom, Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty, serta Pdt. Darwin Dharmawan dari PGI. Dalam pertemuan tersebut, Thomas menyampaikan laporan persiapan acara, termasuk tema yang diangkat tahun ini, yaitu "Kembali ke Betlehem."

Tema tersebut mencerminkan pesan nilai-nilai kasih, damai, keadilan, dan kesederhanaan, yang diimplementasikan melalui semangat kegiatan bakti sosial serta ekologis. "Kami mengimplementasikan tema ini dengan semangat bakti sosial kemanusiaan dan ekologis, terinspirasi oleh pesan kunjungan Paus Fransiskus," ungkap Thomas.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini