Jakarta, NAWACITAPOST.COM - APCSS (Asia-Pasific Center for Security Studies) didirikan oleh pemerintah Amerika Serikat pada tanggal 4 September tahun 1995 di Honolulu-Hawaii. APCSS adalah suatu institusi dengan lingkup pembahasan isu keamanan kawasan regional dan global. Tujuannya dibangunnya institusi ini adalah untuk mengajak perwakilan dari negara-negara Asia-Pasifik duduk bersama mendiskusikan berbagai isu tentang perdamaian dan stabilitas keamanan, meningkatkan hubungan kerjasama para professional dan perwakilan dari negara-negara di kawasan. Institusi ini berfokus pada pendekatan multilateral dan multi dimensi. Ini juga merupakan wadah bagi perwakilan negara untuk membangun hubungan Kerjasama, berbagi ide dan meningkatkan rasa saling percaya pada peserta. Beberapa program akademik yang diselenggarakan oleh APCSS diantaranya adalah executive education, workshops, research dan publikasi.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Banten Kerjasama Budidaya Sorgum Dengan TNI AL dan Kadin
Sejak dibentuknya hingga saat, ini Alumni APCSS dari Indonesia telah mencapai hampir 400 orang, terdiri dari anggota TNI, Polri, ASN, wartawan dan berbagai profesi lainnya. Menyikapi banyaknya alumni, serta potensi positif yang dapat dikembangkan, maka pada tanggal 10 Juni 2005, Marsda TNI (Purn) Dr. Kusnadi Kardi, M.Sc., Marsda TNI (Purn) Djoko Purwoko (Alm), Rifki Muna, Ph.D, dan Mayjen TNI (Purn) Dr. Bibit Santoso, S.IP. MH, bersepakat membentuk asosiasi alumni yang dinamakan IAAA (Indonesian ‘APCSS’ Alumni Association). Sejak itu, beberapa kegiatan telah dilakukan bersama oleh para alumni. Kegiatan tersebut nyaris terhenti sejak terjadinya pandemi Covid-19 melanda dunia.
Beberapa waktu lalu, Direktur APCSS, Peter Gumataotao, berkunjung ke Jakarta dan mengadakan pertemuan dengan para alumni. Peter juga berdiskusi dengan Ketua IAAA, Mayjen TNI Benny Octaviar dan pengurus. Pada hari Selasa lalu, (22/11/22), IAAA melaksanakan kegiatan silaturahmi bertajuk Indonesian ‘APCSS’ Alumni Association Gathering di kawasan Kelapa Gading-Jakarta. Hadir dalam acara tersebut para senior pendiri IAAA, diantaranya Marsda TNI (Purn) Kusnadi Kardi dan Mayjen TNI (Purn) Bibit Santoso yang berkesempatan menyampaikan sejarah pembentukan IAAA.
-
Laksamana TNI (Purn) Prof. DR. Marsetio, merupakan perwakilan dari para senior yang memberikan sambutan dan arahan pada acara silaturahmi tersebut. Beliau menyatakan bangga dan akan selalu mendukung berbagai kegiatan IAAA agar dapat tetap memberikan yang terbaik demi kemajuan dan kedaulatan bangsa Indonesia.
Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Letjen TNI (Purn) DR. Yoedhi Swantanto, MBA dan Dr. Connie Rahakundini Bakrie, M.Si. Selain para tokoh yang hadir tersebut, tercatat beberapa nama alumni APCSS seperti Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.F.A. (Kasau), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo (Dubes RI di Manila), Laksamana Madya TNI Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., ASEAN Eng. (Rektor Unhan), dan Ketua IAAA sebelumnya, Mayjen TNI (Purn) Dr. Imam Edi Mulyono, S.I.P., M.Sc., M.S.S. (Dubes RI di Caracas, Venezuela), serta banyak tokoh nasional lainnya.
Acara silaturahmi tersebut berjalan akrab dan kekeluargaan serta menghasilan dorongan semangat baru bagi IAAA untuk dapat melangkah ke depan dengan lebih baik, khususnya dalam bidang diplomasi dan akademis demi kedaulatan bangsa.