Minggu, 19 Juli 2026

Hadir di Kawasan Transmigrasi Merauke, AgenBRILink Jadi Pilar Kemajuan Ekonomi Warga Lokal  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 28 November 2024 | 10:53 WIB
BRI mendukung pemberdayaan UMKM di wilayah 3T.  (Istimewa)
BRI mendukung pemberdayaan UMKM di wilayah 3T. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus diperkuat, termasuk di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Salah satu kisah sukses hadir dari Ririn, seorang warga transmigrasi di Merauke yang berhasil memanfaatkan dukungan BRI untuk mengembangkan usaha Kios Pink miliknya.

Wilayah transmigrasi tempat tinggal Ririn didominasi oleh warga yang berprofesi sebagai petani dan peternak. Meski berada di daerah yang jauh dari pusat kota, ia berhasil mengembangkan kiosnya menjadi lebih dari sekadar toko kelontong. Usaha ini menyediakan sembako, obat pertanian, hingga bensin eceran, sekaligus melayani kebutuhan transaksi keuangan masyarakat sebagai AgenBRILink.

Pada awal 2020, Ririn memutuskan untuk membuka Kios Pink setelah kehilangan pekerjaan. Dengan semangat memulai usaha sendiri, ia bergabung dalam program pembiayaan dan pendampingan dari BRI. Melalui fasilitas Kredit Cepat (KECE) dengan plafon Rp10 juta, Ririn tidak hanya mampu mengembangkan kiosnya, tetapi juga membantu warga sekitar mendapatkan akses ke pembiayaan.

Baca Juga: Inspirasi dari Semarang: Snack Emping Jagung Rachma Diborong Wapres Gibran

“Awalnya karena sudah tidak bekerja lagi, saya berusaha memanfaatkan kemampuan yang ada untuk membuka kios ini. Dukungan dari BRI, terutama pembiayaan dan pendampingan dari Mantri itu sangat membantu saya, terutama dalam mengelola usaha dan menyediakan berbagai kebutuhan warga di sini,” ujar Ririn, dikutip Kamis (28/11/2024).

Pendampingan intensif dari Mantri BRI membuat Ririn semakin percaya diri. Ia diajari cara mengelola keuangan, meningkatkan pelayanan kios, serta memahami penggunaan fasilitas kredit yang ia salurkan kepada nasabah. Dengan pendapatan mencapai belasan juta rupiah per bulan, Ririn kini mampu menopang kebutuhan keluarga, termasuk pendidikan kedua anaknya yang sedang menempuh pendidikan di tingkat SMA dan SD.

Sebagai AgenBRILink, Ririn mempermudah masyarakat di wilayah transmigrasi untuk melakukan transaksi perbankan tanpa harus bepergian jauh. Selain itu, ia juga berperan sebagai penyalur pinjaman mikro kepada petani dan peternak di sekitarnya. Pinjaman tersebut digunakan untuk meningkatkan produktivitas usaha warga, seperti pembelian benih, pupuk, hingga kebutuhan operasional peternakan.

Mantri BRI yang mendampingi Ririn secara rutin juga memastikan manfaat dari pinjaman tersebut benar-benar terasa oleh masyarakat. Edukasi mengenai pengelolaan pinjaman menjadi salah satu poin penting agar setiap nasabah dapat memaksimalkan dukungan tersebut untuk kemajuan usaha mereka.

Baca Juga: Yasonna Laoly Ditunjuk Sebagai Komisaris Utama Siloam International Hospitals  

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM di daerah 3T seperti Merauke adalah bagian penting dari misi BRI. Menurutnya, inklusi keuangan yang mencakup pembiayaan, pendampingan, dan monitoring berkelanjutan menjadi kunci agar usaha kecil dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Pemberdayaan UMKM adalah komitmen BRI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat bawah yang mandiri dan berdaya saing. Dukungan kami mencakup pembiayaan, pendampingan oleh Mantri, dan monitoring berkelanjutan agar usaha mikro seperti Kios Pink dapat berkembang dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerangka pemberdayaan BRI mencakup tiga fase, yaitu dasar, integrasi, dan interkoneksi, sehingga usaha seperti Kios Pink tidak hanya bertahan tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.

“Secara umum, strategi Bisnis Mikro BRI ke depan akan fokus pada pemberdayaan berada di depan pembiayaan. BRI sebagai bank yang berkomitmen kepada UMKM, telah memiliki kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi hingga interkoneksi,” ungkap Supari.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini