Minggu, 19 Juli 2026

Kemensos dan Badan Gizi Nasional Jajaki Kerjasama Sukseskan Makan Bergizi Gratis

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Kamis, 21 November 2024 | 15:57 WIB
Kemensos dan Badan Gizi Nasional Jajaki Kerjasama Sukseskan Makan Bergizi Gratis (Dok. Kemensos)
Kemensos dan Badan Gizi Nasional Jajaki Kerjasama Sukseskan Makan Bergizi Gratis (Dok. Kemensos)

NAWACITAPOST.COM - Kementerian Sosial dan Badan Gizi Nasional akan berkolaborasi untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis. Kerjasama ini di antaranya akan dilakukan dengan memanfaatkan para pendamping sosial yang dimiliki Kementerian Sosial untuk mensupport tenaga teknis lapangan.

“Kami punya 33 ribu pendamping PKH, juga punya 26 ribu Tagana, juga ada 6 ribu TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan). Mereka ini tersebar di seluruh Indonesia dan siap menyukseskan program Badan Gizi Nasional,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Mensos) usai menggelar koordinasi di kantor Badan Gizi Nasional, Kamis (21/11/2024).

Jika dibutuhkan, para Kelompok Penerima Manfaat (KPM) juga bisa dimanfaatkan untuk menyukseskan program andalan Presiden Prabowo Subianto ini.

“Prinsipnya kami siap berkolaborasi mendukung dan menyukseskan program ini,” kata Gus Mensos.

Baca Juga: Kemensos Gandeng KSP dan BPPIK untuk Optimalkan Program Keluarga Harapan (PKH)  

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan sinergi dengan Kemensos diharapkan bisa mempercepat suksesi program Makan Bergizi Gratis ini.

“Saat ini sebenarnya kami secara langsung sudah berkolaborasi dengan para pendamping yang dimiliki Kemensos. Di lapangan kami sudah bekerja dengan Tagana juga pendamping PKH membantu kami,” kata Dadan Hindayana ketika menerima Gus Mensos di ruang kerjanya.

Badan Gizi Nasional sendiri rencananya akan membentuk satuan-satuan pelayanan di bawah dengan target tiap 3 ribu anak sekolah akan dilayani oleh satuan pelayanan ini.

Ada beberapa orang yang akan dilibatkan di satuan pelayanan ini, yang ke depan salah satunya kemungkinan akan diisi oleh pilar-pilar sosial yang dimiliki oleh Kementerian Sosial.

Selain melibatkan tenaga pilar-pilar sosial seperti pendamping PKH dan Tagana, Badan Gizi Nasional juga akan berkolaborasi dengan warga sekitar yang kemungkinan besar adalah mereka yang selama ini adalah kelompok penerima bansos yang biasa disebut KPM (Kelompok Penerima Manfaat).

Baca Juga: Kemensos Pastikan Fasilitas Dasar di Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu Tercukupi dengan Baik

Mereka ini akan diberdayakan untuk menanam aneka sayuran serta menyediakan bahan-bahan kebutuhan pokok. Sehingga dengan pelibatan mereka, dipastikan juga akan mengangkat derajat perekonomian.

“Alhamdulillah kalau KPM kita terlibat, otomatis perekonomian mereka terangkat dan dengan sendirinya mereka juga akan graduasi keluar dari garis kemiskinan,” kata Gus Mensos.

Jadi kata Gus Mensos, selain akan meningkatkan gizi bagi para penerima manfaat, program Makan Bergizi Gratis ini dipastikan juga akan membantu untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia.

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini