Kamis, 4 Juni 2026

13.000 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 13 November 2024 | 16:48 WIB
Dapur Umum Kemensos Layani Ribuan Pengungsi Erupsi Lewotobi
Dapur Umum Kemensos Layani Ribuan Pengungsi Erupsi Lewotobi

NAWACITAPOST.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, melaporkan bahwa lebih dari 13.000 warga harus mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Laporan ini disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video dari Grha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu malam.

Di tengah kunjungannya ke Amerika Serikat, Prabowo mengikuti perkembangan bencana melalui video konferensi bersama Pratikno. Keprihatinannya terhadap kondisi di tanah air memicu konferensi ini dilakukan, bahkan di sela-sela agenda kunjungan luar negeri.

"Saat ini sudah ada lebih dari 13.000 warga yang mengungsi," kata Pratikno,dikutip Rabu (13/11/2024).

Baca Juga: Ratusan Siswa Terdampak Erupsi, Kemendikdasmen Pastikan Akses Pendidikan  

Keprihatinan Prabowo atas bencana tersebut membuat rapat koordinasi digelar dua kali dalam satu hari, guna memastikan setiap langkah penanganan di lapangan berjalan dengan baik. Selain rapat dengan Presiden, Pratikno juga melaporkan perkembangan situasi kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam koordinasi serupa pada hari yang sama.

"Karena Pak Presiden ingin memperoleh update juga, karena Beliau merasa berada di luar negeri sementara mendapatkan berita tentang adanya bencana," tuturnya.

Sejak erupsi yang terjadi pada 3 November 2024 dini hari, berbagai pihak telah dikerahkan untuk membantu penyelamatan dan evakuasi warga di wilayah terdampak. BNPB, bersama dengan Kementerian Sosial, TNI, Polri, serta pemerintah daerah setempat, bergerak cepat untuk memastikan keselamatan warga yang tinggal di kawasan rawan.

"Sejak erupsi di tanggal 3 dini hari yang lalu, BNPB, Kemensos, TNI, Polri, pemda juga telah langsung melakukan penyelamatan dan evakuasi warga," ujar Pratikno.

Baca Juga: BRI Berhasil Turunkan Kredit Macet, Ini Strategi Jitu Tingkatkan Kualitas Aset  

Pada Selasa malam, 12 November 2024, Gunung Lewotobi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang meningkat. Suara gemuruh disertai dentuman keras terdengar dari puncak gunung, dengan lontaran lava pijar yang mengalir ke berbagai arah. '

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini