Kamis, 4 Juni 2026

Survei Litbang Kompas: Bobby Nasution-Surya Ungguli Edy Rahmayadi-Hasan Basri di Pilkada Sumut 2024  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 6 November 2024 | 15:20 WIB
Bobby Nasution.  (X)
Bobby Nasution. (X)

NAWACITAPOST.COM - Litbang Kompas baru-baru ini merilis hasil survei elektabilitas calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Utara (Sumut) 2024.

Hasil survei yang dilakukan pada 22-28 Oktober 2024 ini menunjukkan pasangan Bobby Nasution-Surya unggul atas pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.

Menurut survei, pasangan calon nomor urut 1, Bobby Nasution-Surya, memperoleh elektabilitas sebesar 44,9 persen, sementara pasangan nomor urut 2, Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala, mendapatkan 28 persen. Survei ini juga mencatat bahwa 27,1 persen responden belum menentukan pilihan atau undecided voters, yang masih memiliki peran penting dalam hasil akhir pilkada ini.

Peneliti Senior Litbang Kompas, Yohan Wahyu, menjelaskan selisih elektabilitas antara kedua pasangan mencapai 16,9 persen. "Kalau kita lihat selisihnya 16,9 persen hampir 17 persen. itu sudah jauh melebih sampling errornya. Artinya bisa kita katakan pasangan Bobby-Surya ini relatif lebih unggul dari pasangan Edy-Hasan,” jelas Yohan.

Baca Juga: BRI dan HIPMI Perkuat Sinergi untuk Majukan Pengusaha Muda melalui Fasilitas Perbankan  

Survei juga menunjukkan bahwa pasangan Bobby Nasution-Surya lebih populer dibandingkan Edy Rahmayadi-Hasan Basri. Sebanyak 79,2 persen responden mengenal Bobby-Surya, sementara hanya 70,5 persen yang mengenal Edy-Hasan.

Faktor popularitas ini dinilai Yohan sebagai salah satu penyebab tingginya elektabilitas Bobby-Surya. Yohan menambahkan, pengalaman Bobby sebagai Wali Kota Medan dan Surya sebagai mantan Bupati Asahan dua periode turut memperkuat posisi mereka di mata publik.

"Rekam jejak ini tertanam di responden bahwa dua orang ini mantan kepala daerah sehingga ketika ditanya apa kelebihan Bobby-Surya, karena rekam jejak kinerja," ujar Yohan.

Di sisi lain, Edy Rahmayadi, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sumut selama satu periode, lebih diingat masyarakat karena karakter pribadinya. Sedangkan pasangannya, Hasan Basri Sagala, adalah mantan tenaga ahli di Kementerian Agama, yang mungkin memiliki rekam jejak publik yang kurang dikenal luas.

Baca Juga: BRI Peduli Bantu Meringankan Beban Korban Erupsi Lewotobi Laki-laki

"Faktor apa yang (membuat) selisihnya jauh? Boleh jadi pasangan Edy ini tidak begitu menonjol dari sisi rekam jejak, terutama calon wakil gubernurnya, Hasan," ujar Yohan.

Survei yang dilakukan Litbang Kompas ini mengandalkan metode wawancara tatap muka dengan 800 responden yang dipilih secara acak di Sumatera Utara. Proses pemilihan responden menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat, dan dengan tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error survei ini berada di ±3,46 persen.

Meskipun hasil ini memberikan gambaran elektabilitas sementara, Yohan mengingatkan bahwa masih ada faktor eksternal di luar sampel yang dapat mempengaruhi hasil akhir pilkada.

Dengan hasil survei yang menunjukkan keunggulan Bobby-Surya, tim sukses pasangan ini memiliki peluang untuk mempertahankan momentum hingga hari pemungutan suara. Namun, tantangan besar juga dihadapi untuk menarik undecided voters yang masih cukup besar, yaitu 27,1 persen.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini