Kamis, 4 Juni 2026

Tanamkan Cinta Matematika Sejak Dini, Kendikdasmen Perkenalkan Konsep Dasar untuk Anak TK

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 17:06 WIB
Prof. Abdul Mu'ti.  (X)
Prof. Abdul Mu'ti. (X)

NAWACITAPOST.COM - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa siswa Taman Kanak-Kanak (TK) akan diperkenalkan pada konsep dasar matematika. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi mereka.

Menurut Prof. Mu'ti, pendekatan ini tidak hanya penting untuk perkembangan akademis anak, tetapi juga untuk memberikan dasar yang kuat bagi pemahaman konsep-konsep matematis di masa depan.

“Di TK dan SD, matematikanya tidak akan menjadi pelajaran yang serius dengan perhitungan yang rumit. Ini lebih kepada pengenalan konsep-konsep dasar,” jelas Prof. Mu'ti. dikutip Selasa (29/10/2024).

Dengan cara ini, anak-anak dapat mulai memahami matematika secara menyenangkan, tanpa tekanan yang mungkin dihadapi saat memasuki pendidikan formal yang lebih lanjut. Pengajaran matematika di usia dini diharapkan dapat merangsang minat dan keterampilan numerik, yang sangat penting dalam perkembangan intelektual mereka.

Baca Juga: Subsidi Energi Dialihkan ke Program 3 Juta Rumah  

Mendikdasmen juga menambahkan bahwa pemerintah akan melaksanakan pelatihan khusus untuk guru matematika pada tahun 2025. Ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pendidik dalam menyampaikan materi matematika kepada siswa.

“kami sedang susun programnya mudah-mudahan bisa kita laksanakan di tahun 2025," ujarnya.

Pelatihan ini diharapkan dapat membantu guru dalam mengembangkan metode pengajaran yang lebih efektif dan menarik bagi anak-anak. Adapun alasan kuat mengapa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pendidikan matematika. Prof. Mu'ti menjelaskan bahwa matematika adalah dasar bagi banyak bidang ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Memang matematika ini kan kalau kita bicara saintek itu kan tidak bisa dilepaskan dari matematika bahkan agama sekalipun juga tidak bisa dilepaskan dari matematika," ungkapnya.

Baca Juga: Menteri Perumahan Usul Tanah Sitaan Korupsi untuk Perumahan Rakyat  

Dengan meningkatnya kepentingan akan numerasi di Indonesia, terutama dalam rangka evaluasi internasional seperti Programme for International Student Assessment (PISA), langkah ini menjadi sangat relevan. “Skor PISA kita masih belum tinggi," tambahnya.

Prof. Mu'ti menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak terbatas hanya pada satu bidang studi. Pemerintahan Presiden Prabowo juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang sains, teknologi, dan pendidikan karakter.

"Ini kan bagian juga dari perhatian beliau ya sampai di pidato-pidato juga sebut tentang pentingnya delapan karakter yang perlu ditekankan dalam pendidikan," tandas Prof. Mu'ti..

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini