Kamis, 4 Juni 2026

Walikota Blitar Bagikan BLT BBM, Lakukan Penyisiran pada Warga Tidak Mampu

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 9 September 2022 | 13:58 WIB

Blitar, NAWACITAPOST.COM - Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai dibagikan kepada masyarakat Kota Blitar, Jawa Timur, pada Kamis (8/9/2022). Ada sekitar 6545 keluarga menerima bantuan yang dibagikan Pos Indonesia melalui kantor-kantor pos dan kelurahan.

Dalam penyaluran BLT perdana ini, Walikota Blitar Santoso, Ketua DPRD dr Syahrul Alim dan Jajaran Forkopimda memantau langsung. Pada saat itu tiap penerima bantuan menerima uang tunai Rp 500 ribu. Jumlah itu didapat dari BLT BBM bulan September dan Oktober yang totalnya Rp 300 ribu, dan dari bantuan pangan non tunai (BPNT) bulan September yang kali ini diwujudkan dalam bentuk tunai nilainya Rp 200 ribu.

“BLT BBM ini merupakan kompensasi naiknya BBM, perbulannya penerima dijatah Rp 150 ribu, dan ini untuk bulan September dan Oktober jadi 300 ribu, sehingga kalau sampai bulan Desember totalnya Rp 600 ribu. Juga ditambah namanya BPNT yang biasanya bentuk sembako kini dalam bentuk uang Rp 200 ribu. Alhamdulillah setelah kita pantau bersama-sama mulai dari pembagian di Kelurahan Ngadirejo, Kelurahan Pakunden, lalu di Kantor Pos hari ini semuanya berjalan baik,” terang Walikota Santoso usai meninjau penyaluran BLT di Kantor Pos Blitar.

Santoso berharap bantuan BLT yang bersumber Kementerian Sosial ini bisa tepat sasaran pada masyarakat kurang mampu secara ekonomi. Dimana bantuan ini bisa menjadi bantalan sosial agar dampak kenaikan harga dirasakan masyarakat bisa sedikit berkurang.

Orang nomor satu di Kota Blitar ini memastikan, hadir membantu rakyatnya. Dengan melakukan penyisiran warga kurang mampu dan berhak dibantu, namun belum mendapatkan bantuan sama sekali.

-


Dikatakannya untuk tambahan penerima bantuan dari penyisiran itu, Pemerintah Kota Blitar menganggarkan 2 persen dari dana transfer umum atau DAU, maupun dana bagi hasil dari APBD.

“Penerima hari ini berdasarkan data DTSK Kementerian Sosial sehingga daerah tinggal membagikan melalui kantor pos. Data ini sudah lama diambil dari RT, RW, Lurah, Camat dan diverifikasi by name by address. Tapi pemerintah daerah juga masih berusaha menyisir kalau ada laporan-laporan masyarakat layak menerima tapi belum dapat, insyaallah kita upayakan mereka dibantu mendapatkan bantuan,” ujar walikota.

Kepala Kantor Pos Blitar, Andreas membenarkan jumlah penerima bantuan BLT BBM sama seperti dikatakan walikota ada 6545 penerima. Uang yang diserahterimakan ada Rp 500 ribu, berasal dari BLT BBM selama 2 bulan senilai Rp 300 ribu dan ditambah bantuan pangan untuk 1 bulan Rp 200 ribu.

Adapun teknis pembagian, bantuan dibagikan pos melalui titik terdekat masyarakat di kantor-kantor kelurahan, kantor pos, dan secara door to door kepada penerima bantuan yang mempunyai kebutuhan khusus atau disabilitas.

“Pembagian BLT ini sudah kita jadwalkan seperti hari ini. Tapi kalau misalnya masyarakat berhalangan hadir, besok masih bisa menerima bisa diambil di kantor pos. Sedang warga disabilitas kita antarkan bantuannya ke rumah penerima secara door to door,” kata Kepala Kantor Pos Blitar.

Penulis : Frins Maurins

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini