NAWACITAPOST.COM - Poltracking Indonesia baru saja merilis hasil survei terkait pemilihan gubernur (Pilgub) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Survei ini dilakukan pada pertengahan Oktober 2024 dengan metode stratified multistage random sampling.
Pengambilan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh pewawancara terlatih. Survei ini melibatkan 1000 responden yang dipilih secara acak dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalteng.
Survei ini bertujuan untuk mengukur evaluasi kinerja pemerintah Kalimantan Tengah saat ini dan melihat tren elektabilitas para kandidat. Berikut adalah sejumlah temuan penting dari hasil survei tersebut.
Mayoritas responden, sekitar 78,2%, mengaku puas dengan kinerja Gubernur Kalimantan Tengah saat ini, Sugianto Sabran. Hanya 13,9% responden yang menyatakan tidak puas.
Baca Juga: Peningkatan PTM pada Anak, Pengamat Desak Regulasi Jajanan Lebih Ketat
Ini menunjukkan bahwa pemerintahan saat ini memiliki tingkat kepuasan publik yang cukup tinggi. Sebanyak 54,7% dari responden juga setuju jika program pembangunan yang dijalankan oleh pasangan Sugianto Sabran dan wakilnya, Edy Pratowo, dilanjutkan.
Dari hasil survei, alasan utama responden dalam memilih calon gubernur dan wakil gubernur adalah pengalaman di pemerintahan (30,8%), kedekatan dengan rakyat atau sering turun ke masyarakat (21,9%), dan kejujuran atau bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (7,0%).
Pada simulasi calon gubernur tunggal, Agustiar Sabran menjadi kandidat dengan elektabilitas tertinggi, meraih 40,9% suara responden. Disusul oleh Nadalsyah Koyem dengan 19,6%, Willy Midel Yoseph 16,6%, dan Abdul Razak 6,4%. Untuk calon wakil gubernur, Edy Pratowo juga unggul dengan 38,8%, diikuti oleh Supian Hadi (20,2%), Habib Ismail bin Yahya (13,5%), dan Sri Suwanto (5,4%).
Dalam simulasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, pasangan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo menjadi unggulan dengan elektabilitas 43,5%. Sementara pasangan Nadalsyah Koyem dan Supian Hadi memperoleh 25,7%, Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya 20,4%, dan Abdul Razak serta Sri Suwanto mendapatkan 7,2%.
Baca Juga: Peningkatan Kasus PTM pada Anak, Pemerintah Diminta Perkuat Pengawasan dan Edukasi
Survei ini juga mencatat tren pergerakan elektabilitas. Pasangan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo mengalami peningkatan sebesar 1,9% dibandingkan survei sebelumnya pada bulan September 2024.
Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 9,0%. Sebaliknya, pasangan Nadalsyah Koyem dan Supian Hadi mengalami sedikit penurunan elektabilitas sebesar 0,5%.
Survei ini juga mengungkap peta demografi pemilih berdasarkan usia. Agustiar Sabran dan Edy Pratowo memiliki daya tarik terbesar di kalangan generasi Z (10,1%) dan milenial matang (23,0%), serta generasi X (31,7%). Di sisi lain, Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya memiliki daya tarik yang meningkat di kalangan generasi muda, terutama milenial.
Dari hasil survei, diketahui bahwa pemilih PDI Perjuangan (16,9%), Partai Golkar (16,2%), dan Partai Gerindra (15,3%) cenderung mendukung Agustiar Sabran dan Edy Pratowo. Sementara pemilih Partai Demokrat lebih banyak mendukung pasangan Nadalsyah Koyem dan Supian Hadi. Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya mendapat dukungan signifikan dari pemilih Partai NasDem.
Artikel Terkait
Serunya Kompetisi Coding Nasional 2024: Panggung Prestasi untuk Generasi Muda Berbakat
Cak Ji: Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW Jadi Contoh dalam Pilkada 2024
Komisi D: APBD Surabaya 2025 Fokus Tuntaskan Pendidikan dan Kesehatan
Peduli, Lapas Kelas III Kotanopan Kanwil Kumham Sumut Periksa Kesehatan dan Pengobatan Bagi WBP
Berikan Wadah Pembinaan Bagi WBP, Lapas Pemuda Kelas III Langkat Kanwil Kumham Sumut Tabur 3000 Bibit Ikan