NAWACITAPOST.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan sebanyak 15.000 personel dalam rangka pengamanan tahap pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Pengamanan ini akan dilaksanakan melalui Operasi Mantap Brata 2024, yang dirancang khusus untuk mengawal proses pelantikan pada 20 Oktober 2024.
Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa Kapolri telah mengecek langsung kesiapan apel pengamanan. "Kapolri sudah mengecek kesiapan apel pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden RI," ungkap Dedi, Senin (14/10/2024).
Gladi bersih apel gelar pasukan digelar di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dengan seluruh personel yang terlibat dalam operasi siap siaga. Operasi Mantap Brata 2024 akan mengerahkan 15.000 personel yang dilengkapi dengan alat material khusus (almatsus) untuk menjamin kelancaran dan keamanan pelantikan.
"Sebanyak 15.000 personel telah disiapkan untuk pengamanan, beserta almatsus yang diperlukan," jelas Dedi.
Keterlibatan pasukan yang besar ini menunjukkan kesiapan penuh Polri untuk menjaga stabilitas dan keamanan selama prosesi penting negara tersebut berlangsung. Selain itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir dalam apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata ini.
Baca Juga: Era Jokowi Cetak Rekor Jumlah Menteri Terbanyak Terlibat Korupsi Sejak Reformasi
Pada kesempatan itu, Jokowi akan memberikan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan di Polri yang telah berjasa besar dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Nugraha Sakanti merupakan penghargaan yang diberikan kepada kesatuan-kesatuan Polri yang dinilai memiliki kontribusi luar biasa.
Adapun tujuh satuan Polri yang akan menerima penghargaan tersebut adalah Korps Brimob Polri, Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas), Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim), Baharkam Polri, Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88), Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri (Pusdokkes), serta Divisi Hubungan Internasional Polri.
Pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih menjadi momen krusial, dan Polri memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan aman. Operasi Mantap Brata ini diharapkan tidak hanya memberikan pengamanan yang maksimal, tetapi juga menjaga ketertiban dan stabilitas nasional selama periode transisi pemerintahan.
Artikel Terkait
HIMNI Kepri Sukses Gelar Musda dan Muscab, Ajang Regenerasi dan Kebersamaan Masyarakat Nias
Direktur Jenderal HAM: Kesehatan Mental adalah Hak Asasi, Bukan Sekadar Isu Medis "
Harta Kekayaan Presiden Jokowi Melonjak 186,2% Selama Menjabat, Ini Rinciannya
Resmi Dibuka Kembali, Segini Harga Tiket Museum Nasional dan Imersif
KPU Sidoarjo Bersama PPK Mulai Uji Coba SIREKAP Pilkada 2024, Masih Perlu Penyempurnaan