Kamis, 4 Juni 2026

BRIN Dorong Pembangunan Desa Cerdas Berbasis Digital

Photo Author
Sitinjak, Nawacita Post
- Rabu, 27 Juli 2022 | 09:39 WIB

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berperan aktif dalam meningkatkan pembangunan daerah yang demokratis melalui berbagai riset yang dilakukan. Melalui teknologi digital, setiap orang baik di kota maupun di desa mempunyai kesempatan yang sama dalam mengakses informasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerahnya. Dalam hal ini, BRIN mendukung dan mempromosikan pengembangan sistem pendataan presisi di level desa. Webinar Prof to Talk yang mengusung topik Membangun Desa Cerdas Berbasis Digital akan mengulas peran riset dalam pembangunan desa. Webinar ini akan diselenggarakan pada Rabu (27/07)


Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)  memiliki kapasitas untuk terus meningkatkan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan serta invensi dan inovasi untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tidak hanya berupa rekomendasi kebijakan tetapi juga implementasi atau aplikasinya. Hal tersebut juga mencakup  pembangunan daerah yang demokratis dengan tata Kelola pemerintahan yang baik (good governance), efektif dalam mengeksekusi program untuk rakyat dan mendorong kemandirian desa melalui inovasi yang penuh keadaban.

Menurut Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, digitalisasi di semua sektor dan level sedang terjadi, termasuk di lingkungan desa. Sebaliknya digitalisasi mempersempit jurang pembeda antara kota dan desa, karena setiap orang di manapun berada memiliki kesempatan dan akses yang relatif sama.

“BRIN dalam setiap aktivitasnya termasuk pembinaan talenta riset dan inovasi, serta UMKM berbasis riset misalnya, senantiasa memanfaatkan perangkat digital sehingga mampu menjangkau berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Handoko, Rabu (27/07)

Handoko menambahkan, BRIN mendukung dan mempromosikan pengembangan sistem pendataan presisi berbasis komunitas di level desa. Data presisi ini melengkapi sistem pendataan yang ada, sekaligus memastikan pembaruan data yang lebih cepat dan akurat.

Sementara itu Profesor Riset Bidang Politik dan Pemerintahan R. Siti Zuhro mengatakan pembangunan Desa Cerdas Berbasis Digital adalah pembangunan yang memberikan pendidikan kepada masyarakat yang sarat dengan civil education, meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan smart local governance, menumbuhkembangkan kreativitas ekonomi masyarakat berbasis Iptek, mendorong masyarakat, dan  menjaga pola hidup dan lingkungan yang bersih dan sehat, serta menjaga, memelihara, dan mengembangkan nilai-nilai warisan seni dan budaya lokal  secara berkelanjutan.

Untuk mendukung hal tersebut Siti Zuhro menambahkan perlu adanya partisipasi aktif dari seluruh stakeholders yang terdiri dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, civil society dan media.

“Pemerintah baik di pusat dan daerah berkewajiban untuk menyiapkan regulasi, fasilitasi dan dana untuk pelayanan publik pada pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, pemeliharaan seni dan budaya daerah,” ujarnya.

Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :

  1. Rachmini Saparita, Profesor Riset Bidang Sosial Ekonomi Pertanian - HP : 0813-2036-3590

  2. Susan Lesmana, Koordinator Humas Cibinong - HP : 0852-1888-3088


Siaran pers ini sekaligus sebagai undangan kepada media untuk mengikuti Webinar Prof to Talk dengan topik Membangun Desa Cerdas Berbasis Digital pada Rabu (27/07) secara daring melalui tautan : https://linktr.ee/proftalks.brin

Editor: Sitinjak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini