Kamis, 4 Juni 2026

Profil dan Kekayaan Sultan Najamudin, Ketua DPD RI Periode 2024-2029

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 2 Oktober 2024 | 11:49 WIB
Sultan Najamudin, Ketua DPD RI Periode 2024-2029.  (X)
Sultan Najamudin, Ketua DPD RI Periode 2024-2029. (X)

NAWACITAPOST.COM - Setelah melalui proses pemilihan yang penuh dinamika dan diakhiri dengan voting, Sultan Baktiar Najamudin resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk periode 2024-2029. Pemilihan pimpinan DPD ini dilakukan dalam rapat paripurna yang berlangsung dari Selasa (1/10/2024) hingga dini hari Rabu (2/10/2024).

Sultan Najamudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua III DPD RI, berhasil memenangkan pemilihan melalui paket yang didukung oleh GKR Hemas, Yorrys Raweyai, dan Tamsil Linrung sebagai calon Wakil Ketua. Paket Sultan Najamudin berhasil meraih 95 suara, mengalahkan kubu La Nyalla Mattalitti yang memperoleh 56 suara.

La Nyalla sendiri menggandeng Nono Sampono, Elviana, dan Andi Muhammad Ihsan sebagai calon Wakil Ketua.

Sultan Najamudin lahir pada 11 Mei 1979 dan memulai karier politiknya dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dari daerah pemilihan (dapil) Bengkulu pada tahun 2009. Setelah terpilih, ia menjabat sebagai Ketua Hubungan Antar Lembaga di DPD RI.

Baca Juga: Tiga Eks Menteri Jokowi Dilantik Jadi Anggota DPR RI Periode 2024-2029, Ada Yasonna Laoly

Namun, di tengah masa jabatannya, Sultan memutuskan untuk mundur karena diangkat sebagai Wakil Gubernur Bengkulu untuk sisa masa bakti 2010-2015. Pada Pilgub Bengkulu 2015, Sultan maju sebagai calon gubernur, berpasangan dengan Mujiono dari PDI-P. Namun, pasangan ini kalah dari Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah.

Tidak menyerah, Sultan kembali ke dunia politik pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dari Bengkulu dan berhasil meraih 191.499 suara. Keberhasilannya ini membawanya ke kursi Wakil Ketua III DPD RI.

Pada Pileg 2024, Sultan Najamudin sekali lagi maju dan terpilih sebagai anggota DPD RI dari Provinsi Bengkulu dengan perolehan 129.495 suara. Kesuksesan tersebut akhirnya membawanya menjadi Ketua DPD RI setelah memenangkan voting pada rapat paripurna pemilihan pimpinan DPD RI.

Sebelum terjun ke dunia politik, Sultan Najamudin dikenal sebagai pengusaha yang memulai usahanya dari nol. Ia merintis karier bisnisnya dengan membuka jasa servis AC keliling sebelum berhasil mendirikan perusahaannya sendiri.

Baca Juga: Ada Nafa Urbach, Berikut Struktur Pimpinan Fraksi di DPR RI, PDIP dan PAN Belum Lengkap

Selain itu, Sultan juga memiliki usaha di bidang penjualan senjata, bahan peledak, dan tabung gas melalui perusahaan ASA Karya Group, di mana ia menjabat sebagai komisaris. Selain berbisnis, Sultan juga pernah menjadi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bengkulu, yang memperkuat pengaruhnya di dunia politik dan kemasyarakatan.

Kekayaan Sultan Najamudin

Sultan Najamudin tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 5,3 miliar, sebagaimana dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Maret 2024. Sebagian besar hartanya terdiri dari tiga bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dan Bandung senilai Rp 3,99 miliar.

Ia juga memiliki empat unit kendaraan, termasuk Mercedes-Benz S350 dan Toyota Alphard, dengan total nilai kendaraan mencapai Rp 685 juta. Selain itu, Sultan juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp 66 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp 556 juta.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini