Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Kanoman dan Pasar Harjamukti di Kota Cirebon untuk membagikan bantuan sosial (bansos) kepada warga Cirebon.
Presiden Jokowi didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Cirebon Nasharudin Aziz, dan Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati turut mengunjungi pasar tradisional.
Bantuan sosial yang diberikan berupa bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada penerima manfaat program keluarga harapan (PKH), dan bantuan modal kerja (BMK) kepada para pedagang kaki lima.
“Kedatangan saya ke sini, untuk menyalurkan BLT minyak goreng ke pedagang kaki lima dan juga ibu-ibu penerima bantuan PKH,” ujar Jokowi.
Presdiden Jokowi berpesan kepada penerima bantuan untuk menggunakan bantuan tersebut sebaik mungkin sebagai tambahan modal usaha atau modal kerja.
Kunjungan Presiden ke pasar tradiosional juga untuk mengamati usaha pedagang pasar tradisonal yang semakin meningkat menjelang idul fitri. Daya beli masyarakat yang tinggi membuat perputaran perekonomian akan meningkat.
Menurut Presiden Jokowi, saat ini kasus Covid-19 di Indonesia sudah melandai. Sehingga para pedagang butuh suntikan modal untuk menambah jumlah produksi. Bantuan modal sebesar Rp. 1,2 juta tersebut, menurutnya bisa membantu pedagang untuk meningkatkan kembali pergerakan ekonomi
Dilansir dari Website cirebonkota.go.id, Wali kota Aziz menilai, kedatangan Presiden Jokowi merupakan angin segar untuk masyarakatKota Cirebon. Hal itu munjukkan bahwa perhatian pemerintah pusat kepada daerah sangat baik.
“Sungguh sangat menyejukkan hati ada beberapa jenis bantuan dari Pak Presiden, Ini membuat mental masyarakat Kota Cirebon menguat, sehingga secara psikologis semangatnya akan meningkat,”katanya.
Menurut Aziz, kedatangan Presiden Jokowi memberikan suntikan semnagat bagi semua pihak di Kota Cirebon untuk meningkatkan perekonomian, setelah adanya pandemic Covid-19 selama dua tahun terakhir.