Minggu, 19 Juli 2026

Reshuffle Kabinet, Pengamat: Syahwat Politik Jokowi di Ujung Masa Jabatan, Rakyat Terabaikan!

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 19 Agustus 2024 | 10:39 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (X)
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (X)

NAWACITAPOST.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan melakukan kocok ulang atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju pada hari ini, Senin, 19 Agustus 2024.

Reshuffle ini dilakukan hanya dua bulan menjelang akhir masa jabatan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, menimbulkan berbagai spekulasi mengenai motivasi di balik perubahan komposisi menteri.

Meski reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden, langkah Jokowi kali ini menuai kritik dari berbagai kalangan. Pakar Hukum Tata Negara, Herdiansyah Hamzah, mengungkapkan bahwa reshuffle kali ini sangat kental dengan nuansa politis.

“Reshuffle hari ini adalah murni dilakukan karena syahwat politik,” ujar Herdiansyah dikutip Senin, 19 Agustus 2024.

Baca Juga: 10 Tahun Jadi Menkum HAM, Yasonna Laoly Kini Kembali Mengabdi untuk Rakyat di DPR

Herdiansyah menambahkan, reshuffle seharusnya dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama. Sebab, menteri bekerja untuk melayani rakyat, bukan hanya sekadar menjalankan agenda politik pemerintah.

“Tidak ada kepentingan rakyat di sini, yang ada ialah kepentingan untuk melanjutkan kekuasaan,” tegas pengajar dari Universitas Mulawarman itu.

Selain itu, reshuffle yang dilakukan di penghujung masa jabatan pemerintahan Jokowi dinilai tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas kinerja pemerintahan. "Dengan sisa waktu yang sedikit, sulit berharap ada perubahan berarti," tambahnya.

Dalam reshuffle kali ini, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly, dikabarkan menjadi salah satu nama yang bakal diganti. Kader PDIP tersebut telah mengonfirmasi bahwa dirinya akan digantikan oleh Supratman Andi Agtas, mantan Ketua Badan Legislasi DPR.

Baca Juga: Kapolres Siak Ajak Warga Ciptakan Situasi Aman Jelang Pilkada Melalui Jumat Curhat

Di pos Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Menteri Tasrif Arifin juga akan digantikan oleh Bahlil Lahadalia. Sementara Rosan Roeslani, Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, diprediksi akan menduduki posisi Menteri Investasi yang ditinggalkan Bahlil.

Tak hanya itu, Jokowi juga akan melantik Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, sebuah lembaga baru yang dibentuk untuk menjalankan program makan gratis Prabowo-Gibran. Dadan, yang merupakan dosen dari Institut Pertanian Bogor (IPB), saat dihubungi pada Ahad, 18 Agustus 2024, mengatakan,
“Kita lihat besok. Masih menunggu arahan.”

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, melalui pesan singkat menjelaskan bahwa reshuffle ini bertujuan untuk mendukung transisi pemerintahan yang baik dan lancar. Menurutnya, pengangkatan menteri dan kepala badan diperlukan untuk memastikan masa peralihan dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf ke pemerintahan baru berjalan efektif.

Pelantikan menteri, wakil menteri, dan kepala badan ini rencananya akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, pukul 9.30 WIB. Meski demikian, Ari enggan memberikan detail mengenai nama-nama yang akan dilantik.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini