Jumat, 5 Juni 2026

Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Optimis Wujudkan Kemandirian Pangan

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Sabtu, 17 Agustus 2024 | 11:39 WIB
Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Optimis Wujudkan Kemandirian Pangan
Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Optimis Wujudkan Kemandirian Pangan

NAWACITAPOST.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menggelar Rapat Paripurna Istimewa untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di sidang tahunan MPR memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ( HUT RI) ke-79,pada Jumat (16/8/2024), bertempat di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar.

Melalui kegiatan itu memberikan gambaran kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar akan tantangan yang akan dihadapi negara kedepannya.

Rapat Paripurna di pimpinan Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren, didampingi oleh Moh. Rifa'i , Mujib dan Susi Nurlita.

Dihadiri Bupati Blitar Rini Syarifah, Forkopimda, kepala OPD, Camat, pimpinan instansi vertikal dan organisasi kemasyarakatan. Mendengarkan bersama pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo yang telah sampai di akhir kepemimpinannya dalam 10 tahun terakhir.

“Memberikan gambaran bagi kita bahwa Indonesia ini memang harus utuh, tidak boleh tercerai-berai. Karena memang ada tantangan yang kita hadapi, baik itu tantangan Global ancaman terhadap apa namanya ISU Global, hingga masalah pangan, bukan hanya ketahanan pangan tapi kedaulatan pangan,” ujar Suwito Saren Satoto.

Baca Juga: Peringati HUT RI Ke-79, Lapas Kelas IIA Sibolga Kanwil Kumham Sumut Menggelar Upacara Bendera

Lebih lanjut Suwito, Kabupaten Blitar mempunyai peranan penting dalam menjawab masalah nasional tentang ketahanan pangan.

Sebab dari daerah yang terletak di lereng Gunung Kelud ini dikenal kesuburan tanahnya yang mempunyai potensi besar dalam mewujudkan kemandirian pangan utamanya di bidang pertanian.

“Ketahanan pangan ini kan berbeda dengan kesediaan pangan yang bisa melalui impor, tapi kalau sudah ketahanan pangan itu kan bagaimana arahnya kepada berdikari kedaulatan pangan untuk mencukupi kebutuhannya sendiri. Kondisi Indonesia yang sedemikian kaya-raya tentu ada optimisme melakukan itu,” papar.

Suwito berharap, dengan mendengarkan pidato kenegaraan bersama itu bisa menggugah semangat bersama untuk mewujudkan visi jangka panjang negara yaitu Indonesia Emas 2024. Optimisme harus selalu dibangun supaya dalam ulang tahun RI ke-100 nanti visi tersebut bisa benar-benar tercapai.

“Kita harus yakin seperti diorientasikan menyongsong 2045 yang diistilahkan Indonesia emas yang bisa diwujudkan. Dari situ akan muncul usaha seperti diuraikan tadi itu melalui berdaulat, yang artinya dengan kemandirian bisa dibangun bersama,” tandasnya.

Pada pidato kenegaraan sidang MPR RI tahun 2024 ada hal menonjol, Suwito Saren mengatakan menjadi momen pergantian estafet kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Ditandai dengan Presiden Jokowi menyampaikan permohonan maaf sebagai manusia jika ada harapan rakyat yang tidak semuanya bisa diwujudkan.

Jokowi juga meminta izin memberikan mandatnya untuk meneruskan programnya.
Juga mulai 2024 ini menjadi tanda mulai beroperasinya ibukota baru RI di IKN, Kalimantan Timur. Ibukota baru nantinya diharapkan menjadi pendongkrak pertumbuhan Indonesia.

Halaman:

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini