Kamis, 4 Juni 2026

Kebakaran Hebat di Kampung Bali Matraman, 4.000 Warga Terdampak

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:14 WIB
Kebakaran melanda permukiman padat di Kampung Bali Matraman, Manggarai, Jakarta Selatan.  (X)
Kebakaran melanda permukiman padat di Kampung Bali Matraman, Manggarai, Jakarta Selatan. (X)

NAWACITAPOST.COM - Kebakaran besar melanda permukiman padat di Kampung Bali Matraman, Manggarai, Jakarta Selatan, pada Selasa (13/8/2024) dini hari. Akibatnya, sekitar 1.000 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi, dan lebih dari 4.000 jiwa terdampak oleh insiden ini.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB tersebut baru bisa dipadamkan sekitar empat jam kemudian, tepatnya pukul 06.47 WIB.

Camat Tebet, Dyan Airlangga, yang turun langsung ke lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa RW 06 dan RW 12 adalah wilayah yang paling parah terdampak. Di RW 06, api melahap area yang terdiri dari 15 RT, dengan 750 KK dan 2.888 jiwa.

Sementara di RW 12, kebakaran menghanguskan wilayah yang mencakup 6 RT, dengan 300 KK dan 1.331 jiwa. "Dan RW 12 jumlah 6 RT dengan 300 KK, 1.331 jiwa," kata dia, dikutip Selasa (13/8/2024).

Baca Juga: Top 10 Perusahaan Terbesar Indonesia 2023

Lurah Manggarai, Arafat, menyebut jumlah pasti rumah yang terbakar belum bisa dipastikan, tetapi diperkirakan lebih dari 100 rumah.

Untuk menangani dampak kebakaran, sejumlah lokasi pengungsian telah disiapkan. Arfat menyebutkan beberapa titik pengungsian yang sudah disediakan, antara lain di Masjid Al Falah (RW 7), SD 05 (RW 9), pos RW 12, dan parkiran Stasiun Kereta Api Bandara.

"Ada juga di parkiran stasiun kereta api Bandara," kata Arafat

Fasilitas di pos pengungsian, seperti air bersih dan tempat mandi, cuci, kakus (MCK), juga telah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan para korban.

Proses pemadaman api menghadapi berbagai kendala, terutama karena akses jalan yang sempit. Selain itu, keterbatasan suplai air juga menjadi hambatan.

Baca Juga: Peringati HUT ke-76, Polwan Gelar Napak Tilas di Bukittinggi

Warga setempat ikut berperan dengan melakukan pemadaman secara manual menggunakan air yang mereka ambil dari rumah dan masjid. Meski tak ada korban jiwa dilaporkan, kebakaran ini menyisakan duka mendalam bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

 

 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini