Jumat, 5 Juni 2026

Nararya Ciputra Sastrawinata: Membangun Bisnis Properti dengan Prespektif Milenial

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 1 Agustus 2024 | 09:37 WIB
Nararya Ciputra Sastrawinata.  (X)
Nararya Ciputra Sastrawinata. (X)

NAWACITAPOST.COM - Nararya Ciputra Sastrawinata adalah salah satu direktur di Ciputra Group sejak 2017. Ia merupakan sosok yang telah mengenal dunia properti sejak kecil, yang terinspirasi dari kakeknya, mendiang Ciputra, pendiri Ciputra Group.

Keterlibatannya dalam berbagai aktivitas perusahaan bersama orang tuanya, Rina Ciputra dan Budiarsa Sastrawinata, sejak kecil, memperkuat ketertarikannya pada dunia properti.

“Kami anak-anaknya sering diajak. Jadi, memang sudah lama bersentuhan dengan bisnis properti, dan kebetulan saya juga suka sehingga setelah lulus kuliah jadi sudah inline seperti itu,” ungkap Nararya.

Lulusan Teknik Mesin Pesawat dari Imperial College London ini memulai kariernya di perusahaan konsultan engineering di Inggris selama satu tahun sebelum bergabung dengan Ciputra Group pada 2009. Debutnya di Ciputra Group dimulai sebagai Business Development Officer pada proyek CitraRaya Tangerang.

Baca Juga: Film Dokumenter “All Access to Rossa 25 Shining Years” Tayang Awal Agustus di Bioskop

Di sini, Nararya mendapatkan pengalaman berharga tentang berbagai aspek bisnis properti, mulai dari pembebasan tanah, perhitungan rencana bisnis, keuangan, desain bangunan, konstruksi, hingga pemasaran. “Posisi ini menjadi tempat yang bagus untuk belajar, karena proyek ini sudah lama berjalan dari tahun 1990-an sehingga timnya sudah mapan,” katanya.

Pada akhir 2009, Nararya terlibat dalam proyek besar di Shenyang, China, yang merupakan salah satu proyek internasional pertama Ciputra Group. Dengan luas sekitar 300 hektare, proyek ini memberikan tantangan besar, mulai dari negosiasi dengan pemerintah China, pembentukan perseroan, hingga tahap penjualan dan serah-terima.

“Ini suatu kesempatan yang jarang juga, mendapatkan proyek seluas ini. Menurut ayah saya, ini kesempatan yang bagus untuk saya langsung terjun memulai proyek dari nol,” tuturnya.

Pengalaman ini sangat membentuk Nararya, memberinya pemahaman mendalam tentang siklus penuh bisnis properti sebagai developer. Sebagai generasi penerus yang tergolong milenial, Nararya memberikan sentuhan baru bagi Ciputra Group, terutama dalam hal adaptasi terhadap perubahan zaman.

Baca Juga: Kinerja Prapenjualan Emiten Properti Semester I/2024: CTRA Tertinggi

Dia mampu menjembatani isu era milenial, seperti perubahan perilaku kerja, keinginan pasar yang berbeda, dan perkembangan teknologi digital. "Saya bisa usulkan kalau ada ide perubahan ke mereka. Orang tua saya juga sangat terbuka untuk mendiskusikan tentang ini,” jelasnya.

Salah satu inovasi yang digagas Nararya adalah digitalisasi proses kerja di berbagai departemen. Di departemen konstruksi, misalnya, aplikasi pengawas lapangan memungkinkan monitoring pembangunan unit atau infrastruktur secara daring.

Dengan aplikasi ini, perusahaan dapat menangani lebih banyak rumah dengan akurasi yang lebih tinggi dan dokumentasi yang lebih lengkap. Contoh lainnya adalah pada quantity surveyor, di mana digitalisasi mengurangi penggunaan kertas dan meningkatkan efektivitas.

Sisi pemasaran juga tidak ketinggalan, dengan penerapan inhouse CRM, online product knowledge untuk broker, dan sebagainya. “Digitalisasi bisa membantu sehingga pengambilan keputusan bisa lebih cepat. Semua ini muncul pada generasi saya dan kakak saya,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini