Jakarta, NAWACITAPOST - Para warga binaan perempuan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Selayar sibuk menyiapkan kain untuk pembuatan batik shibori, Rabu (17/11/2021). Ada sekitar dua puluh warga binaan yang ikut terlibat dalam kreasi karya batik ciprat, celup, dan ikat itu.
Di salah satu sudut area rutan yaitu di ruangan Bimbingan Kerja, para warga binaan memotong-motong kain putih dan melipatnya dengan tekukan-tekukan untuk membentuk pola. Setelah itu dicelup dengan pewarna, kemudian didiamkan selama 30menit, lalu kemudian dijemur.
Setelah kering, dibiarkan dulu empat hari, baru dicuci," kata Ibu Sulastri selaku mentor yang memberikan pelatihan mengenai batik shibori ini.
Para WBP didampingi langsung oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Kasubsi Pengelolaan dan tim Bimbingan Kerja Rutan Selayar, serta Kepala Rutan yang turut serta mengikuti dan mengawasi jalannya kegiatan membatik tersebut. Warga binaan yang ikut membuat kreasi batik shibori mengaku sangat tertarik dengan pembuatan batik shibori.
“Kami berharap langkah-langkah pembinaan yang seperti ini akan sangat membantu untuk mengasah keterampilan dan kreativitas warga binaan sehingga bisa menghasilkan produk-produk unggulan”, jelas Nana Herdiana selaku Kepala Rutan.