Kamis, 4 Juni 2026

7 Gedung Tertinggi di Asia Tenggara, Indonesia Nomor Berapa?

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 4 Juli 2024 | 16:55 WIB
Autograph Tower. (X)
Autograph Tower. (X)

4. Petronas Twin Towers, Malaysia

Petronas Twin Towers, Malaysia. (X)

Salah satu ikon paling terkenal di Kuala Lumpur, Petronas Twin Towers, memiliki tinggi 451,9 meter dan merupakan gedung kembar yang dirancang untuk perkantoran. Diresmikan pada 1998, menara ini pernah menjadi gedung tertinggi di dunia dan terus menjadi salah satu struktur paling dikenal dan dikagumi di Asia Tenggara.

5. One Bangkok O4H4, Thailand

One Bangkok O4H4, Thailand. (X)

One Bangkok O4H4 adalah gedung pencakar langit dari Thailand yang saat ini masih dalam proses konstruksi. Dengan tinggi yang direncanakan mencapai 436,1 meter dan 92 lantai, gedung ini diharapkan selesai pada 2025. Proyek ambisius ini diharapkan akan memperkuat posisi Bangkok sebagai pusat ekonomi regional.

Baca Juga: BSI dan ITB Luncurkan BSI Deposito Wakaf untuk Masjid di Cirebon

6. Autograph Tower, Indonesia

Autograph Tower, Indonesia (X)

Di posisi keenam, Autograph Tower di Jakarta, Indonesia, berdiri megah dengan tinggi 382,9 meter. Selesai dibangun pada 2022, gedung ini merupakan bagian dari kompleks Thamrin Nine dan terdiri dari dua gedung dengan 95 dan 111 lantai. Dengan konsep mixed superblock, Autograph Tower mencakup area perkantoran, ritel, dan hotel bintang enam.

7. Naga 3 Tower A, Kamboja

Naga 3 Tower A, Kamboja. (X)

Terletak di Phnom Penh, Kamboja, Naga 3 Tower A adalah gedung pencakar langit yang saat ini sedang dibangun dengan tinggi 358 meter. Gedung ini merupakan bagian dari kompleks Naga 3 dan diharapkan selesai pada 2026. Setelah selesai, gedung ini akan menjadi salah satu struktur tertinggi di Kamboja.

Itulah daftar 7 gedung tertinggi di Asia Tenggara. Indonesia turut andil dalam daftar ini dengan berdirinya Autograph Tower, yang terletak di Jakarta. Gedung ini memiliki ketinggian 382,9 meter, menjadikannya sebagai gedung tertinggi di Indonesia saat ini.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini