NAWACITAPOST.COM - Dalam satu dekade terakhir, industri properti di Indonesia terus berkembang pesat dengan kemunculan banyak pemain baru. Mulai dari developer kecil yang mengembangkan lahan sempit hingga developer besar yang membangun gedung pencakar langit, semuanya turut meramaikan pasar.
Fenomena ini tidak hanya menggairahkan sektor properti, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.Namun, di balik pertumbuhan ini, terdapat persaingan ketat antar developer untuk mendapatkan landbank baru.
Landbank, atau cadangan lahan, adalah tanah atau lahan kosong yang sudah dikuasai dan akan dikembangkan di masa depan. Bagi developer, memiliki landbank yang besar adalah tanda kontinuitas bisnis yang baik, karena memberikan peluang untuk mengembangkan proyek-proyek baru sesuai dengan kapasitas lahan yang dimiliki.
Riset Properti Indonesia mencatat enam developer properti dengan penguasaan landbank terbesar di Indonesia hingga kuartal III tahun 2020. Berikut adalah daftar keenam developer tersebut:
Baca Juga: Anggaran Rp700 Miliar, Pusat Data Nasional Tumbang Akibat Serangan Ransomware
1. PT Sentul City Tbk
PT Sentul City Tbk mengukuhkan diri sebagai pengembang dengan cadangan lahan terbesar di Indonesia. Hingga kuartal III 2020, Sentul City memiliki cadangan lahan sebesar 14.993 hektar senilai Rp9,5 triliun. Sebagian besar landbank ini tersebar di wilayah Bogor, menjadikannya sebagai pengembang kawasan township terkemuka.
2. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk berada di posisi kedua dengan cadangan lahan sebesar 4.436 hektar senilai Rp5,4 triliun. Landbank Jababeka terutama berada di kawasan Cikarang dan Kendal, menjadikannya sebagai pemain utama dalam pengembangan kawasan industri di Indonesia.
3. PT Ciputra Development Tbk
Didirikan oleh (Alm) Ir. Ciputra, PT Ciputra Development Tbk menempati posisi ketiga dengan cadangan lahan sebesar 4.304 hektar senilai Rp7,04 triliun. Ciputra Group memiliki lahan di berbagai lokasi strategis, termasuk Jabodetabek, Surabaya, Yogyakarta, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.
4. PT Bumi Serpong Damai Tbk
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD City), bagian dari Sinarmas Land, memiliki cadangan lahan sebesar 3.816 hektar senilai Rp12,3 triliun. Sebagian besar lahan BSD City terkonsentrasi di kawasan Serpong, dengan lahan tambahan di Cibubur, Bekasi, Surabaya, Makassar, dan beberapa kota lainnya.
Baca Juga: Pusat Data Nasional Lumpuh, Warganet: Jika di Korea Utara, Menterinya Lompat ke Jurang!
Artikel Terkait
Profil Budiarsa Sastrawinata, Pengembang Properti Visioner di Panggung Internasional
9 Rekomendasi Perumahan Mewah di Surabaya dengan Fasilitas Super Lengkap
Mewah dan Nyaman, Berikut 7 Perumahan Terbaik di Bali untuk Tempat Tinggal
Bangun Citra Maja Raya Jadi Kota Modern, Budiarsa Sastrawinata Bantu Pemerintah Atasi Backlog Perumahan
Langkah Mudah Menjadi Developer Rumah Subsidi di Indonesia